Rektor UNP Sampaikan pada Gubernur Sumatera Barat UNP Akan Segera Menjadi PTN BH

0
604
PadangTIME.com – Rektor UNP  Prof Ganefri, dikunjungi Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah, untuk mengadakan pertemuan di ruang rapat Senat gedung UNP, Rabu (17/3/2021).

Dari pihak UNP selain Rektor pertemuan tersebut juga dihadiri Wakil Rektor, Dekan, Direktur, Ketua Senat, Sekretaris Senat, Ketua dan Sekretaris Komisi, Mantan Dekan, serta beberapa guru besar.

bebi

Sementara itu Gubernur Mahyeldi juga didampingi oleh Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Benny Warlis, Kadis Pendidikan, Kadis Kebudayaan, Kepala Badan Litbang, Kepala Bappeda dan Kepala Biro Humas Setda Sumbar.

Rektor Prof. Ganefri, Ph.D menyampaikan kepada Gubernur Sumbar bahwa perkembangan UNP akan berubah dari PTN BLU menjadi PTN BH. Dengan begitu UNP bisa mandiri sepenuhnya dalam pengelolaan keuangan dan juga penerimaan dosen.

Dalam penjelasannya Rektor UNP mengatakan, perguruan tinggi yang bisa menjadi PTNBH adalah perguruan tinggi yang memiliki akreditasi institusi nilai A dan akreditasi program studi harus minimal dengan nilai A sebanyak 60 persen.

“Sekarang ini di UNP, program studi S1 sudah sebanyak 70 persen yang terakreditasi A dan sudah memiliki 8 prodi terakreditasi internasional serta 12 program studi yang akan akreditasi internasional pada bulan April tahun ini,” lanjut Rektor.

Rektor UNP juga menyampaikan bahwa pihak Universitas Negeri Padang siap mendukung Program Unggulan (Progul) pemerintah Provinsi Sumbar. Hal tersebut juga disampaikan Rektor UNP Prof. Ganefri.

Salah satu Program Unggulan Gubernur Sumbar yaitu dalam bidang Pendidikan, Universitas Negeri Padang siap memberikan dukungan tim ahli untuk melakukan kajian terhadap pengembangan Pendidikan vokasi dan pemerataan Pendidikan.

Di bidang beasiswa, prestasi kuliah bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan baik di perguruan tinggi yang ada di Sumbar maupun Indonesia dan Internasional setiap tahunnya, UNP akan membantu melalui sistem penerimaan mandiri jalur kerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda).

Sementara itu Gubernur Mahyeldi mengajak Rektor Ganefri berkolaborasi dan minta masukan dalam penajaman RPJMD yang sedang disusun agar RPMJD sebagai program kerja kepala daerah yang sesuai dengan kebutuhan dan dapat diaplikasikan di masyarakat.  “Kami sengaja minta waktu kepada Rektor untuk mendengar masukan dari segenap civitas akedemika UNP,” kata Mahyeldi.

Salah satu kekuatan Sumatera Barat adalah kapasitas SDM yang handal, Universitas Negeri Padang adalah salah satu yang mencetak para pendidik agar anak didik  menjadi handal.

Gubernur menjelaskan  bahwa sumberdaya manusia yang mumpuni memang adanya di perguruan tinggi. Namun demikian, gubernur berharap bahwa Perguruan Tinggi bukanlah lembaga yang elitis dan menara tinggi. Tapi harus bisa dicapai anak-anak untuk mewujudkan Sumbar Madani dan Unggul yang harus ditunjukan kiprahnya. “Mari kita bersama-sama membangun daerah ini. Sebab keberhasilan itu ada di pundak kita semua,” ajak gubernur.

Upaya meretas kemiskinan, mewujudkan Sumbar yang lebih baik dan berdaya saing, tidak akan berhasil dengan baik apabila dilakukan hanya oleh pemerintah daerah. Dibutuhkan peran serta perguruan tinggi untuk bersama-sama dan bersinergi membangun daerah ini. “Oleh sebab itu pemerintah perlu minta masukan, ke depan bisa bersinergi mencetak SDM yang berkualitas dan unggul, segera kita buat MoU,” ucapnya.

Mahyeldi menyampaikan banyak masukan dan saran yang terungkap dari pertemuan ini mulai sisi ekonomi, UMKM, pendidikan, pertanian, teknologi sampai kepada masalah jalan Tol, semua masukan akan menjadi pengayaan RPJMD dan akan ditindak lanjuti melalui MoU. (TIS/ HUMAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here