Program Kemitraan Masyarakat Membantu Usaha BerkembangTahap3 : Tim Pengabdian Masyarakat UNAND

0
7693
ads

Oleh : Dra. Leli Sumarni, MS.,MSi.;  Ketua Tim PKM UNAND

PadangTIME.com – Tim dosen pengabdian masyarakat Universitas Andalas Padang masihme-lakukan pengabdian masyarakat di kelurahan Koto Luar, Kecamatan Pauh Padang yang dijadwalkan dari September sampai akhir Desember 2021. Akade misiter sebut, berasal dar iberbagai disiplin ilmu dan beragam fakultas membaur dengan masyarakat, agar ilmu yang dimiliki juga bisa diimplementasikan langsung. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan Skim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Membantu Usaha Berkembang dengan dua mitra yaitu Kelompok Tani Sejahtera sebanyak 16 anak muda dan KWT Melati Mini beranggotakan 11 ibu ibu, yang  di Jln. Koto Luar-Gadut RT.004/RW.001.Tim dosen PKM UNAND inidiketuai oleh ibu Dra. LeliSumarni, MS.,MSi., dengan tujuh orang anggota yaitu Dr.Gusmini, SP.MP/Pupuk Organik/Pertanian, Prof. Dr.Mansyurdin, MS/Biologi/MIPA, Dr.Ir. Adrinal, MS/Ilmu Tanah/Pertanian, Dr. Elvira Luthan, SE, MS., Ak /Akuntansi/ Ekonomi, Prof.Dr.Ir. Musliar Kasim, MS/Agronomi/Pertanian, Dr.Ir. Yaherwandi, MSi/ProteksiTanaman/Pertanian dan Asmet, ST.MT/Teknik/Politeknik, yang dibantu juga 4 mahasiswa S2.

Pelatihan membuat pupuk kompos dari sampah,diLabor Pupuk Organik Jurusan Tanah, Fak Pertanian, UNAND.

Pada laporanawal PKM kami menjadwalkan 6 tahapkegiatan, dan sudah dilakukan tahap 1, sosialisasi PKM pada 18 September 2021 dan tahap 2, Praktek lansung kelahan mitra kelom poktani pada 3 Oktober 2021.Sekarang sudah dilakukan tahap 3 kegiatan PKM yaitu pelatihan membuat pupuk kompos dari sampah pasar. Praktek buat pupuk 4 Green, dilakukan di labor pupuk organik jurusan tanah, Fak Pertanian Universitas Andalas, Padang. Seperti diketahui, biasanya sampah tersebut dibuang saja sehingga menumpuk dan bisa merusak lingkungan dan pandangan mata juga tidak  nyaman. Oleh sebab itu tercetus ide untuk membuat dan melakukan  usaha pupuk organikcair dan pupuk granul organic yang berbahan dasar dari limbah dan sampah rumah tangga yang dapat dipungut dari setiap rumah di lingkungan perumahan wilayah kecamatan Pauh ini. Bentuk usaha mitra memerlukan pendampingan baik secara ekonomi, pengetahuan alat dan bahan pendukung produk terutama dalam produksi pupuk organik.
Saat ini kelompok dalam  menjalankan  usaha kebun dan budi  daya tanaman sayur masih menggunakan alat sederhana dan tradisional.Tujuan akhir dari  kegiatan PKM ini adalah agar terciptanya kelompok  mitra yang mempunyai  bidang  usaha  sendiri yang mampu dan mandiri  dalam  menghasilkan produk  sayur/buah yang berkualitas tinggi  dan berproduksi dengan  baik serta  menghasilkan  pupuk  organik yang mendukung  kegiatani bertani pada masyarakat perkotaan.  Diharapkan  setelah  bermitra  dengan PKM UNAND, para anggota  mitra dapat mengembangkan  usaha  dengan  menjadi  produsen  pupuk yang bersifat  organik. Praktek  buat  pupuk 4 Green, di labor pupuk  organic Rencana  kemasan  pupuk  saat dipasarkan  jurusan  tanah, Fak  Pertanian. UNAND

Selama  pelatihan dan praktek   pembuatan  pupuk  organik pada tahap 3 ini terlihat antusias anggota  kelompok  tani  mengikuti   kegiatanini. Hal ini direspon  dengan  semangat oleh tim PKM  walau  dilakukan  bukan di harikerja. Kebetulan  kegiatan  ini  dilakukan pada  minggu, saat  kampus libur  sehingga para dosen yang menjadi  tim PKM UNAND dan peserta kegiatan bisa focus mengikuti  pelatihan. Keasyikan  peser  tamengikuti  pelatihan  dibatasi oleh waktu menjelang maghrib. Semoga para peserta  tetap  bersemangat  mengikuti  tahap  selanjutnya PKM ini. (PT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini