Padang TIME.com-Permintaan segmen roda empat anjlok akibat dampak Covid-19. Hal tersebut membuat BMW menurunkan prospek profitabilitas divisi mobil dan sepeda motor.
Saat ini BMW sedang memperkirakan laba sebelum margin bunga dan pajak (EBIT) untuk segmen mobil turun di kisaran 0-3% pada tahun 2020. Sebelumnya proyeksi margin berada diantara 2-4%.
“Faktor yang menentukan penyesuaian adalah langkah-langkah terkait pandemi virus corona yang berlangsung lebih lama di beberapa pasar, mengarah pada dampak negatif lebih luas dari yang diperkirakan pada pertengahan Maret,” ungkap pihak BMW seperti dikutip iNews, pada Rabu (6/5/2020).
Dampak negatif tertinggi yang akan dirasakan BMW, diprediksi akan terjadi pada kuartal kedua 2020 dengan volume pengiriman di pasaran yang tidak akan pulih dalam beberapa minggu seperti yang diasumsikan BMW.
‚ÄúPedoman sedang diperbarui, termasuk resesi yang lebih panjang dan dalam di pasar-pasar utama. Perlambatan ekonomi lebih parah di China sebagai akibat dari resesi di bagian dunia lainnya,” pungkas BMW.
Perusahaan asal Jerman ini juga memperkirakan pengiriman sepeda motor yang turun signifikan dibandingkan 2019. Menurutnya, margin EBIT di segmen sepeda motor sekarang akan berada di kisaran antara 3-%, dari sebelumnya 6-8%.
Bulan lalu, BMW memperkirakan penurunan lebih lanjut permintaan global bahkan setelah penurunan penjualan kuartal pertama sebesar 20,6% menjadi 477.111 unit kendaraan.
BMW mengatakan laba sebelum pajak dan pengiriman kendaraan akan turun secara signifikan tahun ini akibat corona menyebar, dan ini akan menurunkan margin keuntungan di segmen otomotif. (PT)
Balang

LEAVE A REPLY