ad
PadangTIME.com – Sijunjung(SUMBAR).GP- Drs.H. Jondalton, Penggagas Menabung Berkomunitas Dana Abadi Komunitas beraudensi dengan Pemerintah Kota Padang beserta jajarannya(18/02/2020) di Gedung pertemuan Bagindo Azis Chan pagi itu.
Hadir pada pertemuan rapat kerja bulanan itu sntara lain Wawako, Sekda, seluruh SKPD, dan pejabat lainnya. Jon menyampaikan konsep menabung Berkomunitas.
Acara audensi tersebut digelar pada saat pemerintah kota padang melaksanakan rapat bulanan yang harus dihadiri oleh seluruh pejabat pemerintah kota padang tanpa kecuali itu.
“Acara audensi menabung berkomunitas ini memang sengaja kami adakan agar wacana ini dapat di perkenalkan kepada seluruh jajaran pemerintah kota padang dan diharapkan konsep yang sangat baik ini dapat diterapkan di instansi masing masing” ungkap Syuhandra, SH. Kepala Dinas Koperasi Kota Padang.
Ketika dihubungi goparlement.com seusai acara.Jondalton mengungkapkan, “Alhamdulillah, konsep menabung berkomunitas, dana abadi komunitas ini diterima oleh Penerintah Kota Padang dengan mengundang kami sebagai narasumber untuk mrnyampaikan menyampaikan lebih dari 1 jam 15 menit di hadapan bapak Wakil walikota, Sekretaris daerah, Asisten, Staff Ahli dan seluruh Kepala Dinas serta Kepala Bagian  dan Camat se-kota Padang” ungkap Jon.
Konsep menabung berkomunitas ini sudah berhasil di laksanakan oleh beberapa daerah di sumatera barat, diantaranya di kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung dan daerah lainnya.
Hal ini dibuktikan dengan terkumpulnya dana tersebut di komunitas sekolah, mahasiswa, pegawai, masyarakat sampai ratusan juta di daerah tersebut.
Anggap jumlah siswa 1 sekolah 200 orang, berarti dalam 1 hari 200 rb, 1 bulan 6 juta , 1 tahun 72 juta per- sekolah.
Potensi sekolah dalam 1 kabupaten/kota, jika 500 sekolah dibina ke 500 sekolah itu , dapat di bayangkan 72 juta dikali 500 sekolah sama dengan 35 Milyard. Suatu potensi yg luar biasa.
Bila di lingkup Sumatera Barat dapat di komunikasikan dan semoga bisa terlaksana dg baik, ada 19 kabupaten/kota , berarti 35 M x 19 kab/kota = > 1/2 Triliun akan terakumulasi di bank.
Bila sukses di Sumbar , seandainya me-nasional dapat di bayangkan jika 1 kab/kota 35 M x 514 kab/kota = > 20 Triliun akan terakumulasi di dalam negeri tercinta Indonesia ini.
Landasannya mengkombinasikan mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut memajukan kesejahteraan umum
wajib belajar 12 tahun, diiringi dengan menabung 12 tahun, insyaallah hasilnya luarbiasa.
Harapan jangka pendeknya, seluruh siswa punya uang, selama ini rapor,ijazah diterima Uang tidak ada.
Bila konsep ini berjalan dengan baik, sewaktu naik kelas,  lulus strata, rapor atau ijazah diterima, tabungan ada.
Alangkah senang nya hati semua pihak bila konsep ini terwujud dengan baik.
Konsep menabung berkomunitas, dana abadi berkomunitas, bisa juga di sosialisasikan untuk di Implementasi kan pada komunitas mahasiswa, ASN, TNI/POLRI dan masyarakat.
Bayangkan kalau semua komunitas2 ini menjalankan dengan baik semua , betapa kuatnya keuangan masyarakat kita” demikian imbuh Jondalton.
Tri Joko Priatmo, MPd. selaku pendamping narasumber dan juga Kepala SMPN 35 Sijunjung juga mengungkapkan bahwa disekolahnya saja saat ini sudah terkumpul lebih dari 22 juta hanya dalam kurun waktu 6 bulan.
Jondalton berharap semoga program menabung berkomunitas ini dijadikan program unggulan oleh Pemko Padang untuk kesejahteraan kita bersama.
bebi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here