ad
PadangTIME.com – Direktorat Jenderal PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan “perang” dengan praktik ilegal penyelundupan benih bening lobster (BBL).
Hal ini menindaklanjuti pertemuan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dengan Kepala Staf TNI Angkatan Laut terkait keprihatinan atas masih ditemukannya penyelundupan tersebut.
“Kami telah menerima arahan. Intinya kami akan tindak tegas penyelundup BBL ini. Tanpa kompromi,” ujar Plt Dirjen PSDKP yang juga menjabat sebagai Sekjen KKP, Antam Novambar di Jakarta, Sabtu (27/2/2021).
Menurut dia, penyelundupan melalui jalur laut termasuk yang sulit diungkap sehingga sinergi bersama TNI AL diyakini membuat pengawasan semakin kuat. Antam memastikan, tim patroli siap menindak tegas penyelundup benur.
“Jadi yang paling licin ini penyelundupan melalui laut, untuk mengangkut BBLnya diselundupkan melalui Singapore. Kami akan kejar dan tangkap. Kalau melawan akan kami laksanakan tindakan tegas terukur. Bila terpaksa akan kami lumpuhkan,” kata Antam.
Direktur Pemantauan dan Operasi Armada Ditjen PSDKP-KKP, Pung Nugroho Saksono menyatakan siap melaksanakan arahan Menteri Trenggono. Dan pengawasan oleh tim patroli PSDKP juga akan digencarkan.
“Kami telah teruskan arahan pimpinan kepada seluruh armada Kapal Pengawas Perikanan. Bersama TNI AL dan aparat terkait lainnya kami akan melaksanakan tindakan tegas dan terukur termasuk salah satunya melumpuhkan di tempat bagi penyelundup melalui jalur laut,” tutur dia.
Selain TNI AL, sinergi juga sudah terjalin bersama Kepolisian. Terbaru, operasi gabungan PSDKP dan Polri di Pandeglang, Banten berhasil menangkap pengepul yang ditengarai sebagai salah satu jaringan penyelundupan benur. Sebanyak 4.153 ekor benur yang akan diselundupkan berhasil diamankan aparat gabungan. (pt)
bebi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here