Penilaian 50 Besar ADWI 2021, Sandiaga Uno kunjungi Desa Wisata Apar Kota Pariaman

0
441
ad
Padang TIME – Desa Wisata Apar Kota Pariaman, Daerah Pertama yang dikunjungi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  RI, Sandiaga Salahuddin Uno dalam Penilaian 50 Besar ADWI (Anugerah Desa Wisata Indonesia) Tahun 2021, bertempat di kawasan Hutan Mangrove Desa Apar, Jum’at (27/8).
Kunjungan Sandiaga Uno ke Kota Pariamandisambut langsung oleh Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, beserta Walikota Pariaman, Genius Umar dan Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin.
“Mas Menteri sudah tiga kali ke Kota Pariaman, pertama ketika ikut Triathlon 2019 di Pantai Kata, kedua di Desa Wisata Tungkal Selatan dan ketiga di Desa Wisata Apar ini, dan saya sendiri juga menemui Mas Sandi sudah 3 kali di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI di Jakarta,” ungkap Genius Umar.
Dalam kesempatan tersebut, Genius juga memaparkan potensi-potensi wisata dan ekonomi yang ada di Desa Apar Kota Pariaman, mulai dari Pokdarwisnya yang sangat aktif, dan juga punya potensi lainya,
“Desa Apar mempunyai potensi yang sangat menjual, mulai dari hutan mangrove dengan tracking dan menara pandangnya, kawasan konservasi penyu, pantai yang sejuk, serta yang paling kreatif adalah STIB (Sekolah Tinggi Ilmu Beruk), ” jelasnya.
Kedatangan orang nomor satu di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI ini merupakan untuk melihat langsung Desa Wisata Apar Kota Pariaman yang masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, dan kunjungan ini merupakan yang pertama di Indonesia untuk Visitasi ADWI 2021.
“Desa Wisata Apar Kota Pariaman ini, adalah Kota Pertama yang kami kunjungi untuk 50 Besar Desa Wisata yang masuk sebagai nominasi ADWI 2021 dari 70.000 Desa yang ada di Indonesia,” tukasnya.
Kota Pariaman mempunyai semua kebutuhan untuk orang datang berkunjung, baik pariwisata dan keindahan alamnya, kuliner, maupun adat dan budayanya.
Empat desa wisata tersebut yaitu Desa Wisata Sungai Batang di Agam, Desa Wisata Kampung Minang, Sumpu, Kabupaten Tanah Datar. Kemudian, Desa Wisata Seribu Gonjong di Limapuluh Kota dan Desa Wisata Apar di Kota Pariaman ini.
Selain mengapresiasi desa-desa wisata tersebut, kedatangannya ke Sumbar sekaligus untuk mengkoordinasikan kebangkitan pariwisata guna menggerakkan perekonomian. “Dengan kita menerapkan protokol kesehatan yang ketat, kita telah memulai di sektor pariwisata yang mulai bergerak, dan harapan kita, desa wisata akan menjadi salah satu simbol kembangkitan perekonomian tersebut,” ujarnya. (PT)
bebi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here