Pencegahan Ilegal Logging Dilakukan Secara Bersama

281

Padang TIME.com-Pesisir Selatan-Pemberantasan praktek ilegal logging di kawasan hutan agar terhindar dari bencana seperti banjir, tanah longsor dan kekeringan. Hal itu disampaikan Bupati Pessel, Hendrajoni ketika melakukan pertemuan dengan masyarakat Kampung Pasie Laweh, Kecamatan Lengayang, Rabu (4/2).

Dalam kesempatan itu bupati juga mengingatkan agar masyarakat melaporkan kepada pihak berwenang termasuk pemerintah daerah jika menemukan oknum yang tidak bertanggungjawab yang melakukan praktek ilegal logging di daerah ini.

Pasalnya, praktek ilegal logging itu bertentangan dengan aturan hukum dan dapat menimbulkan kerusakan lingkungan, bencana banjir, tanah longsor, kekeringan dan lainnya.

“Kita harus secara bersama melakukan pencegahan dan pemberantasan praktek ilegal logging di daeah ini. Kemudian pemerintah nagari diminta proaktif memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan dan pencegahan ilegal logging,” kata bupati.

Disebutkan, Kampung Pasie Laweh berada di pinggir Kawasan Hutan Taman Nasional Kerinci Seblat (TKNS) yang mutlak mesti dijaga dari berbagai aksi pengerusakan.

Hutan TNKS ini merupakan paru-paru dunia, menjadi daerah tangkapan air, hulu sungai yang dimanfaatkan untuk sumber irigasi dan dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan masyarakat.

“Jika hutan ini dirusak, maka bisa menimbulkan bencana yang dapat menimbulkan kerugian materi dan korban jiwa, serta kerusakan lingkungan yang besar. Oleh karena itu, mari kita jaga dan lestarikan hutan demi kelangsungan hidup kita dan anak cucu yang lebih baik kedepannya. Hal itu mesti dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan,” pinta bupati.

Balang

LEAVE A REPLY