PadangTIME – Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Kota Payakumbuh, Nofriwandi di Payakumbuh, Jumat, mengatakan pihaknya hingga saat ini masih mencari lokasi yang tepat untuk menjadi parkir di pusat kota.

“Kalau di sekitar Pasar Tradisional Ibuh masih ada yang lahan yang dapat digunakan. Sedangkan untuk di pusat kota memang kondisinya sudah padat sehingga belum ada lokasi yang dapat digunakan,” ujarnya.

Ia mengatakan untuk mencari lokasi yang tepat sebagai lahan parkir khusus, pihaknya berkoordinasi dengan pengelola pasar dalam hal ini Dinas Koperasi dan UKM Payakumbuh.

“Dulu pernah direncanakan di terminal Sago, tapi kami juga harus meninjau kembali kondisinya, apa masih memungkinkan dan ada juga di pasar buah dulu rencananya, tapi memang harus ditinjau kembali,” kata Kadis yang baru dilantik beberapa pekan lalu ini.

Menurutnya, tempat parkir khusus memang dibutuhkan oleh Kota Payakumbuh agar dapat memberikan kenyamanan kepada pengendara dan masyarakat dari daerah lain yang ingin berkunjung ke Kota Randang itu.

Ia mengatakan total lahan parkir yang dikelola oleh Dishub Payakumbuh saat ini sebanyak 25 titik yang tersebar di sekitar pusat Kota. Untuk memastikan lahan parkir tidak mengganggu lalu lintas, pihaknya terus berkoordinasi dengan kepolisian atau satuan lalu lintas Payakumbuh.

“Kami juga terus menegaskan kepada petugas parkir agar pada kondisi padat, jangan sampai melewati batas yang telah ditentukan sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas,” ujarnya.

Dinas Perhubungan juga akan meninjau titik parkir yang saat ini tidak dapat digunakan karena adanya pembangunan pedestrian di daerah itu.

“Kalau memang tidak memungkinkan untuk digunakan, berarti ada pengurangan titik parkir yang dikelola oleh Dishub Payakumbuh. Kami akan melihat lokasi-lokasi pemindahannya,” kata dia. (pt)

Balang

LEAVE A REPLY

89 + = 99