Pemkab Pessel Tingkatkan Produktivitas Petani Agar Menanam Jagung Setelah Padi

0
665
┬áPadang TIME – Agar lahan tadah hujan dan tidak produktif lainnya bisa memberikan nilai ekonomi bagi keluarga, maka kepada masyarakat petani diminta agar melakukan pengembangan tanaman jagung dan berbagai jenis lainnya.

Upaya itu harus dilakukan agar masyarakat tetap tangguh dalam menghadapi pandemi Covid-19, yang hingga saat ini belum mereda, termasuk juga di Kabupaten Pesisir Selatan.

bebi

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Distanhortbun) Pessel, Nuzirwan, Rabu (4/8) di Painan.

Dia menjelaskan bahwa jagung merupakan salah satu komoditi unggulan yang memiliki jaminan pasar setelah padi. Jenis itu memiliki potensi yang sangat tinggi bisa dikembangkan di Pessel, karena didukung oleh ketersediaan lahan yang luas.

“Agar di masa pandemi Covid-19 sebagaimana saat ini komoditi itu benar-benar bisa memberikan jaminan ekonomi bagi masyarakat petani, maka mereka dihimbau untuk mengembangkan komoditi jagung, terutama pada lahan tadah hujan dan lainnya,” kata Nuzirwan.

Disampaikannya bahwa jagung merupakan salah satu komoditi petani dengan harga yang cukup menjanjikan.

“Dengan biaya rendah serta juga mudah dalam perawatan, tanaman ini memiliki pasar yang menjanjikan. Saya berharap kepada petani untuk juga melakukan pengembangan tanaman ini, selain tanaman padi di masa pandemi Covid-19 saat ini,” pintanya.

“Ini saya katakan, sebab potensi pengembangan lahan tadah hujan melalui penanaman jagung ini masih ada seluas 2.500 hektare lagi. Ini tersebar di 15 kecamatan yang ada. Belum lagi pada lahan pertanian yang ada melalui sistem tanam silang,” ungkapnya.

(PT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here