Pemkab Pessel Telah Membangun dan Merefitalisasi 27 Pasar Rakyat

721

PadangTIME.com – Pesisir Selatan–Kebaradaan pasar rakyat yang layak dan juga dilengkapi dengan berbagai sarana prasarana pendukung, saat ini tidak lagi menjadi harapan masyarakat, tapi sudah merupakan kebutuhan yang harus bisa terpenuhi.

Berdasarkan hal itu, maka semua kecamatan harus memiliki pasar yang memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI) atau semi modern, supaya masyarakat menjadikan pasar rakyat tersebut sebagai pilihan.Hal itu disampaikan sekretaris daerah kabupaten (Setdakab) Pesisir Selatan (Pessel), Erizon Senin (2/3)

Disampaikanya bahwa sejak empat tahun terakhir daerah itu sudah melakukan pembangunan terhadap 27 pasar rakyat semi modern yang memenuhi SNI. Pasar-pasar rakyat tersebut tersebar di 15 kecamatan yang ada.

“Agar kebutuhan masyarakat Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Rahul) Tapan untuk memiliki pasar rakyat yang semi modern atau yang SNI juga bisa terjawab, sehingga kita di tahun 2021 nanti juga merencanakan pembangunanya di kecamatan itu. Tahun ini desain bangunanya akan kita tuntaskan, sehingga bisa didapatkan berapa jumlah anggaran yang dibutuhkan,” katanya.

Ditambahkanya bahwa pembangunan Pasar Rahul Tapan yang refresentatif dan memenuhi SNI itu, juga bertujuan untuk menjawab persiapan menuju daerah otonomi baru (DOB) Kabupaten Renah Indojati.

“Saat ini pemekaran DOB memang masih dalam moratorium. Walau demikian kita tetap mempersiapkan berbagai infrastruktur pada daerah calon DOB ini, tujuanya agar bila kran itu dibuka nanti, Pessel memang benar-benar siap melakukan pemekaran terhadap kabupaten baru yang diberi nama Kabupaten Ranah Indojati tersebut,” ungkapnya.

Dijelaskanya bahwa calon DOB Ranah Indojati itu meliputi enam kecamatan yang terdiri dari, Kecamatan Airpura, Pancungsoal, Ranah Ampek Hulu Tapan, Basa Ampek Balai Tapan, Lunang dan Kecamatan Silaut.

“Pada enam kecamatan itu, Pemkab Pessel tidak saja meningkatkan sarana dan prasarana pasarnya, tapi juga puskesmas, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Paratama Tapan, dan juga kantor perwakilan Bupati Pessel di Tapan,” jelasnya.

Camat Rahul Tapan, Mar Alamsyah, ketika dihubungi menjelaskan bahwa sebagai perpanjangan tangan bupati di tingkat kecamatan, pihaknya akan terus berupaya menggali kebutuhan masyarakat sesuai dengan potensi yang dimiliki di kecamatan itu.

“Sebab sebagai salah satu kecamatan yang dekat dengan pusat calon ibu kota DOB Renah Indojati, keberadaan sarana dan infrastruktur yang lengkap dan memadai memang perlu menjadi perhatian. Apa lagi kecamatan ini, berbatasan langsung dengan Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi,” ungkapnya.

Terkait rencana pembangunan pasar rakyat yang SNI atau semi modern tersebut, pihaknya sudah mengupayakan lahan seluas 2,5 hektare.

“Lahan seluas 2,5 hektare itu sudah tersedia melalui hibah masyarakat, tepatnya di Nagari Tebing Tinggi Tapan. Kerena tersedia, sehingga pembangunanya akan bisa tercapai sebagaimana direncanakan pada 2021 mendatang itu,” timpalnya.(02)

Balang

LEAVE A REPLY