Pemkab Mentawai Terima Penghargaan atas Pencapaian UHC dan MR  dari Gubernur Sumbar

731

PadangTIME.com  – Pemkab Mentawai melalui Dinas Kesehatan menerima dua penghargaan atas pencapaian UHC dan MR  Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno .Dalam rangka Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Provinsi Sumbar, UHC yang di berikan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno kepada Kadis Kesehatan Mentawai Lahmuddin Siregar itu telah mencapai Universal Health Coverage, Program jaminan kesehatan Nasional dan Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Penghargaan MR sebagai atas  9 Kota/Kabupaten Sumatera Barat. Penghargaan tersebut di serahkan Gubernur Sumbar di Auditorium Hotel Pangeran Beach Padang, Senin (15/4/2019).

Kepala Dinas Kesehatan Mentawai menjelaskan, Universal Health Coverage (UHC) adalah suatu konsep reformasi pelayanan kesehatan yang mencakup beberapa aspek antara lain aksesibilitas dan equitas pelayanan kesehatan, pelayanan kesehatan yang berkualitas dan komprehensif seperti pelayanan preventif, promotif, curatif dan rehabilitatif, mengurangi keterbatasanfinansial dalam mendapatkan pelayanan kesehatan bagi setiap penduduk.

Kemudian pencapaian imunisasi MR Dinas Kesehatan Mentawai yang terbaik di Sumbar, Lahmuddin memaparkan, campak dan Rubella adalah penyakit infeksi menular melaui saluran nafas yang disebabkan oleh virus.

Anak dan orang dewasa yang belum pernah mendapat imunisasi Campak dan Rubella atau yang belum pernah mengalami penyakit ini beresiko tinggi tertular, karena tidak ada pengobatan untuk penyakit Campak dan Rubella namun penyakit ini dapat dicegah, terangnya.

“Imunisasi dengan vaksin MR adalah pencegahan terbaik untuk penyakit Campak dan Rubella. Satu vaksin mencegah dua penyakit sekaligus” ucap Lahmuddin saat di konfirmasi.

Lebih lanjut Lahmuddin mengatakan, apabila penyakit tidak di imunisasi MR, campak dapat menyebabkan komlikasi yang serius seperti diare, radang paru peunomia, radang otak (ensefalitis), kebutaan, gizi buruk dan bahkan terjadi kematian.

Adapun gejala penyakit campak meliputi demam tinggi, bercak kemerahan pada kulit disertai dengan batuk, pilek dan mata merah (konjungtivitis).

Virus campak, sebut Lahmuddin biasanya menyerang anak apabila menyerang orang dewasa, gejala tersebut akan jauh lebih berat. Sedangkan virus rubella, baik pada anak maupun dewasa, hanya akan mengalami gejala ringan. Serangan virus akan lebih dasyat jika menyerang wanita hamil, yang dampak negatifnya bayi dapat lahir dengan cacat, tuturnya.

Program Pemerintah melalui Dinas Kesehatan Mentawai Imunisasi MR, kata Lahmuddin apabila anak telah diimunisasi Campak, perlu mendapat imunisasi MR karena untuk mendapat kekebalan terhadap Rubella.

Mendapatkan imunisasi tersebut untuk memastikan kekebalan penuh terhadap penyakit campak dan rubella, selain itu imunisasi MR aman di berikan kepada anak yang sudah mendapatkan vaksin MMR imunisasi MR dan aman bagi anak yang telah mendapat dua dosis imunisasi camp.

Medapatkan penghargaan ini, semoga menjadi pemacu semangat dinas kesehatan mentawai untuk berbuat yang lebih baik lagi dalam mencapai derjat kesehatan masyarakat bumi sikerei. (ng)

Balang

LEAVE A REPLY