Pemasangan Batu grib Pemecah Ombak di Pantai Padang Akan Selesai Akhir Maret

0
91

PadangTIME.com – Pemasangan batu grib sebagai pemecah ombak penyebab abrasi di Kota Padang hampir rampung. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar menargetkan, pemasangan batu pemecah ombak pada 3 titik lokasi itu selesai akhir bulan ini.

bebi

“Kita mulai bekerja pada 11 Januari lalu, kalau targetnya selesai pada 21 Maret atau di akhir bulan Maret lah,” ucap Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Sumbar, Suryadi, Selasa (16/3/2021).

Suryadi merinci, 3 lokasi pemasangan batu grib yakni di Tugu Merpati Pantai Padang telah selesai 100 persen, lalu di tepi Masjid Al Hakim Pantai Padang sudah 80 persen, dan di Pasir Jambak sudah 75 persen.

“Kalau di Pantai Padang tinggal menunggu audit dari BPKP. Lalu di Pasir Jambak yang kita fokuskan penuntasannya,” ucap Suryadi.

Suryadi mengungkapkan, pemasangan batu grib di lokasi terdampak abrasi di Kota Padang merupakan kucuran bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, dengan nilai Rp 19 miliar.

“Semoga batu grib yang dipasang efektif menepis terjangan ombak yang deras, sehingga musibah abrasi tidak terulang kembali, khususnya di Pantai Padang yang menjadi lokasi kunjungan wisata bagi masyarakat lokal maupun dari luar daerah,” harap Suryadi.

Sebelumnya, Masjid Al-Hakim merupakan salah satu destinasi wisata halal yang terdapat di Kota Padang, Provinsi Sumbar. Masjid yang berlokasi di pinggir bibir Pantai Padang tersebut kini bebas dari abrasi karena telah dilakukan pemasangan batu pemecah ombak di sekitar kawasan itu.

Tak hanya di Masjid Al-Hakim, batu penahan ombak juga dipasang di dua titik lainnya. Yakni, kawasan Tugu Merpati dan Pasir Jambak.

Pengawasan Lapangan Proyek Pembangunan Batu Grid, Doni menilai, batu grid pemecah ombak tidak hanya mengurangi ancaman terhadap bangunan masjid. Tetapi juga menghambat laju abrasi di Kota Padang.

“Pembangun akan dilakukan sepanjang 500 meter dan ditargetkan selesai satu bulan ke depan,” kata Doni, Minggu (7/3/2021).

Doni menyebutkan, pekerjaan pemasangan batu grid ini sudah dilakukan selama dua bulan. Dengan pemasangan batu grid sehingga mengurangi pengrusakan pada icon wisata di Pantai Padang.

Diketahui, Masjid Al Hakim yang berdiri kokoh dan megah di Tepian Pantai Padang tak jauh dari Pelabuhan Muara. Masjid yang berdiri megah ini corak arsitekturnya bahkan serupa dengan bangunan terkenal Taj Mahal di India sana.

Sejak Masjid ini berfungsi, letaknya yang strategis membuat masjid ini ramai dikunjungi oleh pengunjung. Bila senja menjelang, para pengunjung akan dapat menyaksikan indahnya sunset dari Masjid ini di lautan lepas di arah barat. (03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here