Pelatsar Bidang Berburu Angkatan IV Perbakin Sumbar Resmi Dibuka

523

PadangTIME.com  – Perbakin  Sumbar menggelar Pelatihan Dasar (Pelatsar) bidang berburu angkatan IV tahun 2021 di Hotel Imelda Padang pada, Jum’at (19/02/2021). Pelatihan dasar dibuka secara langsung ditandai dengan pemukulan Gong oleh Wakil ketua Umum Perbakin Sumbar Kombes Pol  Drs. Joni Suroto.

AKBP Dra, Nova Linda, MH selaku ketua Pelaksana Pelatsar mengatakan “Pelatsar berburu akan dilakukan selama tiga hari di dua tempat, yakni di Hotel Imelda Padang dan Lapangan Tembak SPN Padang Besi Kota Padang. Para peserta wajib mengikuti setiap materi yang diberikan baik teori maupun praktek”, jelasnya.

AKBP Dra . Nova Linda, MH Ketua Ketua Pelaksana Pelatihan Dasar (Pelatsar) bidang berburu angkatan IV tahun 2021

Lebih Lanjut Nova linda yang juga Atlit Perbakin  yang punya segudang prestasi  dikejuaraan menembak  “menjelaskan yang mengikuti Pelatsar Bidang Berburu ini, berjumlah sebanyak 39 orang yang terdiri dari 35 orang dari Sumbar, 3 orang dari Sumut dan 1 orang dari lampung”.

Terkait senjata yang akan digunakan, akan menggunakan senjata api tentunya dengan segala aturan yang telah ditetapkan dan untuk dipatuhi oleh Berburu Perbakin.

Pelatihan dasar ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan Sportifitas dan kompetensi anggota bidang berburu guna terwujudnya sumber daya manusia Perbakin sumbar yang profesional.

Lebih Lanjutkan dikatakan Nova linda pada Padang Time.com seorang penembak itu harus bijaksana dan fokus dalam menembak dan yang ditembak itu harus jelas dan tepat sasaran. Seorang penembak yang hebat dan profesional akan tercermin dalam sikap dan  kepribadian  sehari-hari dalam kehidupan nyata.

Ketua Umum PB Perbakin Heru Wasto Mengatakan pelatihan dasar merupakan program kerja yang dilakukan oleh pengurus besar Perbakin  yang dilaksanakan oleh pemrov Perbakin. Maksud dan tujuan dari Pelatsar ini adalah menerima calon anggota Perbakin melalui pembekalan untuk keamanan dalam berburu”, jelasnya.

“Berburu merupakan suatu kegiatan olah raga yang berbeda dibandingkan olah raga lainnya karena menyangkut penggunaan senjata api yang diakut ketat melalui peraturan senjata api untuk mengambil satwa liar di hutan yang di lindungi oleh undang-undang konservasi dan memiliki resiko kecelakaan tinggi”, ungkapnya.

“Oleh karena itu untuk menjadi seorang perburu yang benar calon perburu Perbakin harus mengikuti program pelatihan dasar yang nantinya akan dibekali oleh berbagai pengetahuan agar dapat berburu dengan benar dan beretika”, lanjutnya.

Kombes Pol Drs. Joni Suroto juga  menyampaikan dalam kegiatan pelatihan hanya batas waktu saja yang berbeda dari pendidikan intinya semua sama ada proses transfer knowledge, ada proses pemberitahuan, ini semua adalah tantanggan untuk mengetahui apakah itu berburu, pemburu, kapita Selekta perundang-undangan tentang senjata api dan amunisi dan ditambah lagi dengan aspek-aspek mental”, katanya.

“Kita tidak bisa membawa senja dan menggunakannya secara sembarangan seperti pemburu liar yang tidak tau dengan aturan yang telah ditetapkan”, imbuhnya.

“Untuk itu diharapkan kepada seluruh peserta yang mengikuti pelatihan tentunya dengan disiplin yang tinggi, harap perhatikan SOP dan Prokes kesehatan, dan wajib mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran yang telah diatur oleh panitia, apabila ada peserta yang tidak mengikuti aturan dengan benar maka akan didiskualifikasi”, tegasnya.

“Peserta yang mengikuti pelatihan ini akan diberikan sertifikat dan kartu Tanda Anggota B maka ini merupakan pintu gerbang bagi peserta untuk mendapatkan senjata api berburu”, jelasnya.

“Untuk itu kepada peserta agar dapat mengkuti pelatihan ini dengan sebaik-baiknya dan semoga mendapatkan ilmu yang bermanfaat”, tutupnya. (02)

Balang

LEAVE A REPLY