Partai Demokrat gelar Rakorda untuk memastikan mesin Partai

592

PadangTIME.com .  Partai Demokrat gelar Rakorda untuk memastikan mesin partai bergerak semua”Rakorda ini dihadiri oleh ketua DPP Demokrat Muliady dan  penguru DPD dan DPC-DPC se-Sumbar.
Ketua DPP Partai Demokrat Mulyadi melarang anggota Fraksi Partai Demokrat di DPRD untuk melakukan kunjungan kerja di luar Sumbar  sampai berakhirnya pelaksanaan  Pilkada 9 Desember 2020.

” Semua anggota fraksi kita bekerja, dan mereka tidak ada lagi meninggalkan Sumatera Barat hingga selesai perhelatan pemilihan kepala daerah (pilkada) yang di gelar 9 Desember 2020 mendatang,” ungkap Mulyadi. Sabtu 7 November 2020 di salasatu hotel di Padang.

Mulyadi mengatakan, Pilkada serentak 9 Desember 2020, bukan hanya sekedar memenangkan pemilihan gubernur, pemilihan bupati dan wali kota, tapi sekaligus melihat sejauh mana bekerjanya mesin partai.

“Sejauhmana bekerjanya fraksi Partai Demokrat, sehingga ini akan dijadikan evaluasi di masa yang akan datang. Jadi nanti, setelah pilkada kami akan lakukan evaluasi kepada seluruh anggota DPRD yang berada di masing-masing dapilnya. Kami ingin melihat sejauh mana kontribusi dan investasi yang mereka berikan dalam Pilkada serentak ini,” ucap ketua DPP Demokrat ini, sekaligus calon Gubernur Sumatera Barat dari Partai Demokrat tersebut.

Mulyadi menegaskan, kontribusi dan investasi anggota fraksi Partai Demokrat tersebut akan menentukan evaluasi di masa yang akan datang. Pasalnya, Pilkada Gubernur Sumatera Barat adalah Pilkada yang paling bergengsi dari Pilkada Gubernur sembilan provinsi pada Pilkada serentak 2020.

“Dari segi pemilih sekitar 3,7 juta, paling besar dari daerah lain, sekaligus Sumatera Barat barometer perpolitikan nasional. Apa saja yang terjadi di Sumatera Barat, biasanya akan menjadi berita di tingkat nasional, maka saat ini kami ingin memastikan DPC dan anggota fraksi betul-betul punya konsentrasi penuh,” ucapnya lagi

Selain pemilihan Gubernur, ada 13 kabupaten/kota yang melakukan Pilkada di Sumatera Barat. Untuk itu, semua kader, anggota DPRD dan DPC harus bekerjasama dan kompak, jangan sampai terjadi gesekan antara mereka. ” ujarnya

“DPP tentu akan mengambil tindakan tegas, jika ada anggota kita yang tidak loyal kepada partai. Saya telah mengeluarkan surat pergantian antar waktu kepada beberapa anggota DPRD yang diketahui dengan bukti, bahwa yang bersangkutan mendukung calon kepala daerah yang tidak diusung Partai Demokrat, maka mereka langsung diberhentikan sebagai anggota Partai Demokrat. Dan jika dia anggota DPRD, langsung dilakukan pergantian antar waktu,” tegasnya

Mulyadi mengatakan, hal tersebut  sudah diatur dalam mekanisme partai, yang pasti akan dilakukan oleh DPP. Maka dari itu, dalam Rakorda ini DPP hadir untuk memberikan arahan dan memberitahu tindakan yang akan diambil DPP.(Ay)

Balang

LEAVE A REPLY

− 2 = 2