Pada Pilkada Nanti Ketua DPRD Padang, Syafrial Kani mengajak masyarakat untuk Gunakan hak Pilih

183

PadangTIME.com – Semakin dekatnya pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumbar pada 9 Desember mendatang, Ketua DPRD Padang, Syafrial Kani mengajak masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya dengan mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Kita imbau masyarakat untuk mendatangi TPS sesuai jadwal yang diberikan KPPS. Jangan sampai golput, karena suara anda akan menentukan arah pembangunan Sumatera Barat lima tahun kedepan,” kata Syafrial Kani, Kamis (3/12) di ruang kerjanya.
Bacaan Lainnya

Komisi II DPRD Padang Minta Pemko Fokus Pulihkan Ekonomi Pasca PandemiFraksi Demokrat DPRD Padang Soroti Penyertaan Modal ke BUMDKomisi I DPRD Padang Imbau Warga Cerdas Gunakan Hak Pilih

Dia mengatakan, Pilkada Gubernur Sumbar 2020 mendatang diikuti empat pasang calon yakni Mulyadi-Ali Mukhni, Nasrul Abit-Indra Catri, Fakhrizal-Genius Umar dan Mahyeldi-Audy Joinaldi.

“Dari empat pasang calon ini, silahkan warga memilih pasang calon sesuai dengan hati nuraninya,” ujarnya.

Ia mengatakan, jangan sampai masyarakat tidak ikut memilih pada Pilkada serentak 2020 ini.Satu suara sangat berarti untuk kemajuan daerah ini lima tahun mendatang. Memilih pemimpin adalah kewajiban. Jangan sampai warga Golongan Putih (Golput),” ucap Koordinator Komisi IV DPRD Kota Padang .

Saat mendatangi TPS lanjut Syafrial Kani, warga harus tetap terapkan Protokol Kesehatan. Agar keselamatan terjamin dan penularan virus corona tak terjadi.

“Datanglah sesuai jadwal yang diberikan KPPS. Usai mencoblos langsung pulang. Jangan ikut berkerumun,” katanya. “Warga harus pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan,” paparnya yang juga Ketua DPC Gerindra Padang ini.

Kemudian, kepada ketua KPPS di masing-masing TPS yang ada diimbau mengarahkan pemilih yang datang. Apabila tak pakai masker suruh jemput pulang. Mengenai keraguan dalam memilih suruh pilih satu gambar dari empat yang tertera pada kertas suara. Jangan ada keberpihakan, namun harus serahkan pada pemilih yang datang.

Selanjutnya,terkait dugaan terlibatnya ASN dalam politik praktis, dia meminta Plt Wali Kota harus tegur jika perlu berikan sanksi tegas. Supaya jera dan ASN lain tak ikut-ikutan. “Jangan dibiarkan saja ASN yang tak netral,” lanjutnya.

“Kita juga mengimbau kepada aparat keamanan untuk mengawal jalannya Pilkada Serentak 9 Des 2020 ini. Jika terlihat janggal dan ada yang bermain, laporkan dan amankan. Supaya bisa diproses dan keributan dapat dihindari,” sebutnya.(01)

Balang

LEAVE A REPLY