ad
Padang TIME – Operasi yustisi penerapan Perda.No.06 Tahun 20202 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Sumbar terkait protokol kesehatan untuk mendorong peningkatan kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan prokes covid-19 terus dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Agam.
Seperti halnya di wilayah kecamatan Sungai Pua, Senin kemarin, tim yustisi Satgas Penanganan Covid-19 Agam dipimpin Ismar Budi Septa,S,Sos, berhasil menjaring 24 warga yang melanggar ketentuan prokes covid-19.24 warga tersebut, langsung diproses sesuai ketentuan yang sudah ditetapkan, bahkan sangsi diputuskan melalui sidang virtual yang digelar di lokasi operasional, dimana dari 24 warga yang diamankan, 17 menjalani sangsi sosial dan 7 orang membayar denda.
Menurut Ismar Budi Septa, yang juga Kasi.Kedaruratan BPBD Agam itu, operasi yustisi yang digelar secara rutin oleh Satgas Penanganan Covid-19 Agam, melibatkan seluruh unsur terkait, mulai dari tim BPBD Agam, Satpol.PP-Damkar, TNI-Polri, tim kejaksaan, pengadilan, jajaran pemerintah kecmaatan dan nagari, yang sengaja membuka pos operasi di depan kantor Nagari Sungaipua dan beberapa lokasi yang berpotensi menimbulkan keramaian lainnya.
Disebutkan, operasi yang digelar sepenuhnya untuk mendorong peran aktif masyarakat dalam menjalankan prokes, dan memberi efek jera bagi para pelanggar protokol kesehatan ditengah semakin meningkatnya pandemic covid19 saat ini.
“Kami berharap, dengan operasi yustisi yang digelar, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjalankan prokes, selalu memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir. Karena hal itu penting untuk memutus rantai penyebaran covid-19, “ ulas Ismar Budi Septa lagi.
Operasi yustisi Satgas Penanganan Covid-19 Agam sendiri, akan terus berlanjut di seluruh wilayah kabupaten Agam, untuk mendorong peran aktif masyarakat akan arti penting peran mereka memutus rantai penyebaran virus corona yang semakin menggila di daerah ini. (pt)
bebi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here