MES, KNKS dan BI Dukung Padang Sebagai Kota Ekonomi dan Keuangan Syari’ah.

880

PadangTIME.com – Dialog ekonomi syariah bersama KNKS, MES Pusat dan MES kota Padang yang bertemakan “Menuju Padang Sebagai Kota Ekonomi dan Keuangan Syari’ah” direspon dan didukung sepenuhnya berbagai pihak terutama Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Barat, hal ini terlihat pada Siminar atau dialok bersama KNKS, MES Pusat dan MES kota Padang yang dilaksanakan di Aulah Anggun Nan Tongga Bank Inodonesia perwakilan Sumbar pada Sabtu (19/10)

Seminar ini dihadari Direktur Inovasi Produk, Pendalaman Pasar, dan Pengembanganmengatakan Infrastruktur Sistem Keuangan Syariah Ronald Rulindo, PhD bertujuan untuk mendorong perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sumatera Barat khususnya kota Padang.

Ronald Rulindo, mengakan Perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia tidak terlepas dari peran pemerintah daerah. Penambahan indikator daerah yang sudah ada sebelumnya dengan indikator penilaian kemajuan ekonomi syariah merupakan salah satu cara untuk mempercepat pengembangan ekonomi syariah di kota Padang.

Untuk megembangkan ekonomi Syariah di kota Padang mempunyai potensi dan peluang yang sangat besar karena Sumatera Barat berazazkan Adat Basandi Sarak Sarak basandi Kitabulla , sejak zaman dahulu masyarakat Minangkabau telah menerapkan bagi hasil , misalnya dalam bercocok tanam padi di sawah. ungkap Ronald.

Dijelaskan Ronald pada tahun ini Indonesia berhasi menduduki peringka I sebagai pasar keuangan Syariah Dunia berdasarkan Islamic Finance Country Index (IFCI) .

Seminar ini juga dihadiri Dirut Bank Nagari, Sekda kota Padang , Ketua MES Pusat , Ketua Basnaz Kota Padang, kepala Bank Mega kota Padang, Pihak OJK Sumbar dengan moderator Sekretaris Umum MES kota Padang Muhammad Sobri.

Acara ini dibuka Sekda Kota Padang AmasrulĀ dan atas nama Pemerintah Kota Padang kita sangat menyambut baik kegiatan ini. Semoga peserta bisa mendengarkan pemahaman serta mengeluarkan ide-ide cemerlang dalam rangka membangun Sumbar dan khususnya kota Padang sebagai daerah yang berekonomi syariah ke depan,” ungkap Sekda Amasrul sewaktu mewakili Wali Kota Padang membuka kegiatan sekaligus menjadi pemateri dalam acara tersebut.

Sebagaimana diketahui, dalam seminar ini menyajikan dua topik pembahasan. Sesi pertama yaitu membahas “Menuju Padang Sebagai Kota Ekonomi dan Keuangan Syariah” dan sesi kedua “Pengembangan dan Penguatan Zakat di Kota Padang Melalui Gerakan Indonesia Ramah Zakat”.

Amasrul mengungkapkan, berbicara konsep ekonomi syariah kota Padang sudah memulai dan menerapkan konsep tersebut bagi warga kota dengan membentuk Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) di setiap kelurahan.

“Upaya ini sesuai dari visi bapak Wali Kota Padang yaitu menjadikan masyarakat kota Padang yang madani berbasiskan pendidikan, perdagangan dan pariwisata religius yang halal serta berdaya saing. Hal itu pun juga sejalan dengan filosofi yang ada di Ranah Minang yakni adat basandi syara’-syara’ basandi kitabullah (ABS-SBK). Alhamdulillah, upaya itu terlihat semakin konkrit dalam kegiatan ini yang bertujuan menjadikan dan menguatkan kota Padang atau Sumatera Barat terhadap keuangan syariah atau masyarakat ekonomi syariah, (tis)

`

Balang

LEAVE A REPLY