ads
PadangTIME.com |  Pawai obor dan art (obar) yang digelar Komunitas Pemuda Surau pada Selasa (30/7) malam berlangsung semarak. Kegiatan peringatan 1 Muharam ini menjadi tontonan tersendiri bagi masyarakat.
Pantauan AMC di GOR Rang Agam, pawai yang dibuka oleh Bupati Agam diwakili Asisten II, Ir. H. Jetson, MT diikuti sebanyak 493 peserta dari berbagai kelompok. Pawai juga dimeriahkan atraksi tambua tansa dan tausiah.
Ribuan masyarakat juga tampak mengerumuni panggung utama penyelenggaraan pawai obar. Masyarakat yang hadir terdiri dari anak-anak, remaja dan orang dewasa.
Pawai obor yang sempat vakum akibat Covid-19 ini seakan menjadi tontonan tersendiri bagi masyarakat untuk melepas penat.
Seperti halnya yang diutarakan Maryam Jamilah (43) warga Lubuk Basung. Dikatakan, dirinya sengaja menyaksikan pawai obor bersama kedua anaknya untuk mengisi akhir pekan.
“Kesini bawa anak, besok libur makanya kesini menyaksikan pawai obor, menghibur diri setelah penat bekerja,” katanya.
Menurutnya pada pawai obor kali ini ada yang berbeda. Pasalnya, selain arak-arakan obor juga ada atraksi tambua tansa.
“Acara ini keren, ada nuansa seninya juga. Semoga tahun depan ada lagi,” ucapnya.
Hal senada juga diutarakan Yudi (31). Menurutnya, pawai obar Komunitas Pemuda Surau dapat menjadi penawar rindu akan pertunjukan pasca pandemi Covid-19.
“Sebelumnya berkumpul-kumpul seperti ini dibatasi, jadi sekali ada acara makanya ramai, saya sendiri rindu aktivitas seperti ini,” katanya.
Dirinya juga berharap pawai obar ini dapat terus berlanjut untuk kedepan. Kegiatan semacam ini juga dapat mengisi pergantian tahun baru Islam dengan kegiatan menyenangkan.
“Semoga ada lagi, bisa memeriahkan 1 Muharam dengan tontonan yang menarik tapi tetap bernuasa Islami,” ujarnya.
(pt/rh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini