Mahasiswa Pasaman Kembali lakukan Unjuk Rasa Di Gedung DPRD Pasaman

1326
PadangTIME.com – Ratusan Mahasiswa di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pasaman Bergerak (AMPB) kembali melakukan unjuk rasa jilid II di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Selasa (20/10/2020) siang ini.

Salah satu korlap Mahasiswa, Riko Andika Putra mengatakan aksi unjuk rasa jilid II ini dilakukan atas keterlambatan pihak DPRD Pasaman menindaklanjuti tuntutan para mahasiswa saat melaksanakan aksi Jilid I pada tanggal 8 Oktober 2020 kemarin.

“Makanya kami dari AMPB melaksanakan unjuk rasa jilid II ini untuk menuntut adanya bukti bahwa tuntutan kami diterima oleh Presiden (KSP/Mensesneg) dan DPR RI yang menyatakan diterimanya tuntutan tersebut,” terang Riko Andika Putra kepada Covesia.com, di lokasi aksi.

Riko mengatakan pihaknya dari hari pertama selesai aksi jilid I sudah mendesak DPRD Pasaman agar mengakomodir tuntutan Mahasiswa agar dikirim ke Presiden (KSP/Mensesneg).

“Namun tak kunjung ditindaklanjuti oleh DPRD Pasaman. Kemudian pada hari H+7 setelah melaksanakan aksi jilid I juga sudah kami desak. Selanjutnya hingga hari ke H+10 usai aksi tetap kami minta, namun tak kunjung ditanggapi,” katanya.

Akan tetapi kata dia setelah beredar informasi bahwa mereka akan melaksanakan aksi unjuk rasa Jilid II, tiba-tiba pada hari Senin (19/10/2020) kemarin beredar foto Surat DPRD Pasaman perihal penyampaian aspirasi Aliansi Mahasiswa Pasaman Bergerak se-Pasaman tentang Undang-undang cipta kerja tertanggal 8 Oktober 2020.

“Padahal AMPB telah melakukan pendesakan berupa ultimatum berkali-kali. Makanya hari ini kami melakukan aksi unjuk rasa menuntut bukti bahwasanya surat tuntutan AMPB dan DPRD Pasaman telah diterima oleh Presiden (KSP/Mensesneg) dan DPR RI berupa bukti surat terima atau bukti lain yang menyatakan telah diterimanya surat tuntutan tersebut,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan pihak mahasiswa masih berkumpul sembari menunggu rekan-rekannya yang belum datang untuk melaksanakan aksi di depan Gedung DPRD Pasaman.

Sementara aksi unjuk rasa AMPB ini langsung mendapat pengawalan ketat dari aparat gabungan pihak Kepolisian, TNI dan Satpol PP.(df)

Balang

LEAVE A REPLY

26 − 18 =