Padang TIME.com-Yukon Putra, pengelola museum   alat music Indonesia dan dunia bersama Prof Elfindri dari Unand, Dian Wijaya, Muslim B dari Advokasi Hukum & Ham Sosial Iluni UNP menemui Wali Kota Padang H. Mahyeldi di kediamannya, Sabtu (7/3/2020).

Dalam kesempatan Pertemuan tersebut Wali Kota Mahyeldi didampingi Asisten Hermen Peri, Kepala Bappeda Medi Iswandi, Kadis Pariwisa Arfian, Kadis Pendidikan, Kepala PUPR dan Kadis Kominfo Rudy Rinaldy dan Yukon Putra mengusulkan keinginan untuk mendirikan gedung museum di Kota Padang.

Soal biaya pembangunan akan dibantu sepenuhnya. Pemerintah Kota Padang hanya menyediakan lahannya.

Bentuk bangunannya akan dirancang dengan unik sesuai peruntukannya, misalnya museum kaluiner akan berbentuk tempat kuliner. Dalam museum itu nantinya akan disimpan alat alat musik yang sudah berusia lama sekali, termasuk peralatan tradisionil serta juga akan memajang buku buku yang ditulis buya Hamka. Ini adalah upaya melestarikan budaya, ucap Yukon Putra yang juga Sekjen Iluni UNP Padang.

Alhamdulillah, kata Yukon Putra bersama rekan-rekannya, Wali Kota Mahyeldi menyambut positif keinginan untuk mendirikan bangunan museum di Kota Padang.

Sehubungan dengan itu Wali Kota Mahyeldi menyetujuinya, dan langsung meminta Kepala Bappeda Medi Iswandi, Kadis PUPR untuk membuatkan perencanaannya. “Kita tempatkan pembangunan museum di sekitar Balai Kota Lama, sebab bangunan Balai Kota lama itu termasuk ico Kota Padang,” ucap Wali Kota Mahyeldi.

Sekaligus, Wali kota Mahyeldi meminta kepada Kepala Bappeda untuk membuatkan suratnya, bahwa telah menyetujui penyediaan lahan pembangunan museum.

Balang

LEAVE A REPLY