Ketua DPRD Sumbar, Supardi: Pembinaan Anak di Kota Payahkumbuh Agar Fokus dan Terarah

0
362

PadangTIME.com – Ketua DPRD Sumbar, Supardi menilai, anak-anak usia dini cenderung memiliki banyak hobi dari berbagai jenis olahraga. Karenanya, mereka butuh diarahkan sesuai dengan potensi yang ada pada dirinya.

Dari banyak olahraga yang digemari, ungkap Supardi, harus ada satu yang ditekuni sehingga bisa lebih terarah dan berdampak positif terhadap diri pribadi hingga daerah di masa depan.

“Memetakan bakat anak sejak dini, merupakan upaya strategis untuk menentukan dimana kekuatan daerah sebenarnya. Jika telah terpetakan, maka pembinaan akan terfokus dan terarah,” ungkap Supardi di Payakumbuh, Sabtu.

Penilaian itu dikatakan Supardi, saat membuka program Tes Minat Bakat Olahraga Anak Usia Dini, di Agam Jua Caf, Kota Payakumbuh. Program ini diikuti 1000 siswa SD se-Kota Payakumbuh.

Supardi mengatakan , pembinaan dan mengidentifikasi bakat olahraga anak sejak usia dini, merupakan hal yang harus dipertanggungjawabkan dengan prestasi demi kemajuan olahraga Provinsi Sumatera Barat di masa depan.

“Program ini terselenggara, karena anggaran pemerintah atau bersumber dari uang masyarakat. Penentuan bakat anak untuk pembinaan jangka panjang, harus dipertanggungjawabkan dengan prestasi olahraga Kota Payakumbuh hingga Sumbar, di masa yang akan datang,” tegasnya.

Pakar Talent Idenfiication Development Internasional (TID), Prof Syahrial Bakhtiar mengungkapkan, performa terbaik bagi seorang atlet, tidak terjadi secara kebetulan.

Tentunya, diawali dengan proses yang panjang dan kompleks. Untuk itu pembinaan dan identifikasinya harus jelas dan maksimal.

“Untuk menjamin pembinaan prestasi yang optimal dalam bidang olahraga prestasi, sudah saatnya Indonesia memiliki komitmen yang sungguh-sungguh untuk merancang dan melaksanakan identifikasi keberbakatan calon patriot olahraga masa depan dalam berbagai cabang olahraga,” terang dia.

Sehingga, mereka yang dibina betul-betul para atlet yang memiliki keberbakatan sesuai cabang olahraganya,” tambah guru besar UNP itu.

Dengan melakukan program identifikasi bakat berdasarkan pendekatan yang sudah terjamin kesahihannya, sebut Prof Syahrial, akan mengefektifkan dan mengefisienkan sumber daya.”Ini sebenarnya telah dilaksanakan negara-negara yang memang fokus pada pembinaan atlet prestasi sejak usia dini,” tegas Prof Syahrial Bakhtiar. (PT)

bebi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini