Padang TIME.com-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdurrahman Saleh, mengancam bakal memimpin langsung demonstrasi jika 500 tenaga kerja asing (TKA) asal China benar-benar datang di daerah itu. Ia mengaku akan mengawasi benar atau tidaknya kedatangan TKA itu.

“Kalau ini tetap dipaksakan datang (500 TKA), intelijen kita bisa mengawasi kapan datangnya. Saya akan memimpin langsung demonstrasi, semoga ini bisa menjadi sejarah, ini bisa dikenang sampai 2024,” kata Abdurrahman Saleh di Kendari, Rabu (29/4/2020).

Abdurrahman mengungkapkan, alasan penolakan terhadap rencana kedatangan ratusan TKA tersebut karena masyarakat Sultra saat ini tengah menghadapi Covid-19.

Menurutnya, kedatangan para TKA tersebut di Sultra akan menimbulkan keresahan bagi masyarakat dan dapat menimbulkan gejolak sosial.

Balang

LEAVE A REPLY