Padang TIME.com-Ikan Oarfish adalah makhluk yang tinggal di dasar laut. Dalam artisan, ia jarang sekali muncul ke permukaan air kalau tidak ada hal yang mengharuskan ia muncul. Nah, kemunculan Oarfish sering dikaitkan dengan gempa bumi dahsyat bahkan tsunami.

Hal tersebut juga masuk akal, karena sebagai makhluk yang tinggal di dasar, ia pasti merasakan pergerakan lempeng bumi sehingga menjadi gelisah. Kemunculan ke permukaan pun dianggap sebagai penyampai pesan pada manusia, bahwa akan ada bencana yang akan menerjang mereka.

Ketika Palu diguncang gempa, sebelumnya telah ditemukan Ikan Oarfish ini di perairan Majene, Sulbar. Nyatanya, Palu dilanda gempa besar serta hantaman tsunami yang membuatnya rata dengan tanah.

Gempa Jepang pada 2011, sebelumnya telah ditemukan sekelompok Oarfish yang terdampar di pantai dan tersangkut di jaring nelayan. Setelahnya, Negeri Sakura ini porak poranda akibat 9,0 SR gempa disertai gelombang tsunami 10 meter.

Hal yang sama juga pernah terjadi di Filipina 2017 silam. Oarfish ditemukan di pantai wilayah Kepulauan Mindanao. Dua hari usai Oarfish ditemukan, gempa 6,7 SR menghantam kawasan tersebut.

The Telegraph juga pernah memuat artikel tentang Oarfish yang muncul ke permukaan sebelum terjadi gempa besar di Chile dan Haiti pada 2010 silam

Balang

LEAVE A REPLY