Kadinsos Pasaman Dedi Sebut Peserta Operasi Katarak Hari Disabilitas Mengaku Sangat Terbantu

0
256

PadangTIME.com – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Pasaman Dedi SP MM mengaku masyarakat yang ikut operasi katarak gratis dalam rangkaian peringatan Hari Disabilitas Dunia 2023 merasa sangat terbantu dengan operasi yang mereka jalani.

“Mereka tampak berbahagia sekali setelah menjalani operasi katarak,” kata Dedi di Lubuk Sikaping, ibukota Kabupaten Pasaman, Selasa (5/12/2023). “Langsuang tarang tampak dunia ko,” kata Dedi menirukan ungkapan para peserta.Sebagaimana diketahui, dari 19 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), untuk tahun ini hanya tiga kabupaten yang mendapat operasi katarak gratis yaitu Pasaman,  Pasaman Barat dan Agam. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Disabilitas Dunia 2023.  Penyelenggara operasi katarak adalah Sentra Balai Handayani Kementerian Sosial (Kemensos) RI  didukung oleh Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia (Perdami) lengkap dengan personil sekaligus sarana dan prasarana peralatan medis guna pendukung operasi langsung dari Jakarta.

 

Pasaman di percaya selaku tuan rumah dengan dukungan penuh dari RSUD Tuanku Imam Bonjol.Kadinsos Pasaman Dedi mengakui sejumlah keterbatasan dalam penyelenggaraankegiatan itu. Antara lain, dari sisi pendataan peserta. “Kita akui belum maksimal karena berbagai keterbatasan,” ujarnya.

 

Pun, dalam pelaksanaan juga tidak semua peserta yang sudah terdata yang bisa menjalani operasi. “Dari sekitar 130 orang yang terdata, yang bisa menjalani operasi katarak hanya sekitar sepertiga,” tambahnya.

Menurut Dedi, apa yang terjadi pada pelaksanaan operasi kali ini akan menjadi bahan pembelajaran untuk kegiatan serupa ke depan.

Tapi satu hal yang ingin dipastikan Dedi adalah para peserta yang menjalani operasi katarak merasa sangat terbantu diikutkan dalam kegiatan tersebut. “Dipastikan penglihatan mereka menjadi lebih baik,” kata Dedi.

Selain itu, menurut Dedi, selain menerima bantuan dalam jumlah nominal tertentu, para peserta operasi katarak juga mendapat parcel. “Banyak peserta yang tidak menyangka akan menerima parcel,” jelas Dedi. (EK)

bebi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini