IPDN Sumbar Kampus Baso Lirik Budaya Agam untuk Dikenalkan Kepada Praja

0
272
PadangTIME.com | Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Sumatera Barat lirik potensi kebudayaan yang dimiliki Kabupaten Agam untuk dijadikan fokus kegiatan pengenalan budaya bagi praja.
Ketertarikan IPDN Baso itu terungkap saat Direktur IPDN Sumatera Barat Dr Tun Huseno temu ramah dengan Bupati Agam Dr Andri Warman di Lubuk Basung, Rabu (10/8).
Dikatakan Tun Huseno, pihaknya berupaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) praja terutama untuk mengenalkan budaya yang dimiliki Agam.
“Tujuannya, meningkatkan kesadaran praja untuk terus mengembangkan budaya di daerahnya, memperluas wawasan dan pengetahuan bagi praja terkait program-program dari Dirjen Kebudayaan,” ucapnya.
Untuk itu, Tun Huseno meminta kesediaan Bupati Agam untuk membuka secara resmi kegiatan IPDN dalam rangka pengenalan budaya bagi praja di Balai Adat Nagari Lasi Kecamatan Candung dalam waktu dekat ini.
Sementara itu, Bupati Agam Dr Andri Warman menyambut baik dan memberi support terhadap rencana IPDN melaksanakan kegiatan pengenalan budaya bagi praja yang dilaksanakan di daerah itu.
Di samping beliau juga menjelaskan kondisi Kabupaten Agam yang memiliki berbagai kearifan lokal dan banyak potensi yang dimiliki.
“Salah satunya Kecamatan Tanjung Raya memilliki banyak potensi dan kearifan lokal baik dari segi alam, budaya, kuliner, dan ekonomi. Untuk potensi alam dan kuliner untuk peningkatan ekonomi masyarakat, Maninjau terkenal dengan Pensi, Rinuak Masiak, Palai Rinuak dan olahan Rinuak lainnya,” tutur Bupati Agam
 Pemerintah Kabupaten Agam telah memiliki program Kampung Inggris sebagai pilot project di lima nagari. Lima nagari itu Nagari Biaro Gadang Kecamatan Ampek Angkek, Nagari Gaduik Kecamatan Tilatang Kamang, Batu Palano Kecamatan Sungai Pua, Nagari Lawang Kecamatan Matur dan Nagari Manggopoh Kecamatan Lubuk Basung.
(pt/rh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini