Padang TIME.com-BLORA – Sejumlah Satgas TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora, yang tengah mengejar target perampungan sejumlah sasaran fisik dibuat “jengkel”. Pasalnya, waktu pelaksanaan TMMD yang tingal 3 hari, maksud hati ingin “menegjar” kekurangan pekerjaan, tepai hujan tidak bisa diajak kompromi

”Ya begitulan, sejak di Pra, pelaksanaan, bahkan di akhir pelaksanaan TMMD, hujan menjadi kendala perampungan sasaran fisik yang telah diprogramkan di TMMD. Khusus, dipekerjaan jalan kalau hujan turun praktis terhenti, karena jalanan menjadi berlumpur dan licin,” ungkap Koordinator lapangan TMMD, Peltu Suharyanto.

Menurutnya, untuk sasaran fisik perehaban RTLH, masih bisa “terampuni” jika bagian luar sudah selesai, satgas dan warga masih tetap bisa bekerja. Apalagi yang sudah memasuki finishing, mislnya pengecatan, atau perehaan lantai, pengerjaannya masih tetap bisa berjalan.

”Meski banyak kendala, saya tetap optimis, saat upacara penutupan TMMD nantinya, semua pekerjaan fisik akan rampung. Mudah-mudahan, semua hasil TMMD bisa bermanfaat bagi warga desa sasaran secara maksimaal,” pungkas Peltu Suharyanto. (pendim 0721/Blora)

Balang

LEAVE A REPLY