Home KOTA Kota Pariaman Hujan Deras, Sholat Idul Fitri 1443 Hijriyah Pemko Pariaman Digelar di Mesjid...

Hujan Deras, Sholat Idul Fitri 1443 Hijriyah Pemko Pariaman Digelar di Mesjid Darul Ma’arif

0
Hujan Deras, Sholat Idul Fitri 1443 Hijriyah Pemerintah Kota Pariaman, yang seyogyanya digelar di Lapangan Merdeka, dipindah ke Mesjid Darul Ma’arif, atau yang biasa disebut Mesjid Tapi Air, Kelurahan Pondok II, Kecamatan Pariaman Tengah, Senin (2/5).
Semenjak malam kemaren, Kota Pariaman memang dilanda hujan deras disertai angin kencang, walaupun dalam waktu yang tidak terlalu lama, tetapi hal ini menyebabkan lapangan merdeka tempat penyelenggaraan Sholat Ied ini, becek dan basah, sehingga tidak bisa untuk dipakai masyarakat Kota Pariaman untuk pelaksanaan Sholat Ied ini.
“Kita sudah menyiapkan selama 2 bulan penuh ini untuk Revitalisasi Lapangan Merdeka, agar bisa sebagai tempat pelaksanaan sholat Idul Fitri , merevitalisasikan fungsi historisnya sebagai sarana pertemuan warga, sarana olahraga dan alun-alun Kota Pariaman, tetapi karena cuaca yang tidak memungkinkan, akhirnya Sholat Idul Fitri 1443 Hijriyah kita adakan di Mesjid Tapi Air ini,” ujar Walikota Pariaman, Genius Umar.
Revitalisasi Lapangan Merdeka ini dilaksanakan dengan pola gotong royong, baik jajaran pemerintah Kota Pariaman, dari ASN dan Non ASN bahkan masyarakat ikut bersama-sama bergotong royong demi suksesnya revitalisasi Lapangan Merdeka, kembali ke fungsinya semula.
“Semangat gotong royong di Kota Pariaman sangat kuat, dimana semua ini merupakan warisan dari mendiang Bapak Bupati Anas Malik. Melalui gotong royong, kita telah  membuka 15 (lima belas) ruas jalan baru non budgeter di tengah keterbatasan anggaran, bahkan tanpa ganti rugi. Insya Allah, jalan-jalan baru yang dibuka oleh masyarakat bersama Pemerintah Daerah tersebut, akan kita tingkatkan dengan pengaspalan, baik melalui anggaran provinsi maupun anggaran pusat,” tukasnya.
Genius juga menuturkan tentang program kerja dan keberhasilan yang telah diraih oleh Kota Pariaman dihadapan jemaah Sholat Ied yang memadati Mesjid Darul Ma’arif ini, dimana Pemko Pariaman sedang giat-giatnya melaksanakan pembangunan baik fisik maupun non fisik.
“Untuk Pembangunan fisik yang telah kita laksanakan diantaranya Pembangunan Pasar Rakyat Pariaman yang merupakan bantuan dari Bapak Presiden dan diresmikan oleh Wakil Presiden, pada tanggal 6 April 2021 lalu. Kita juga membangun kawasan wisata dan kawasan waterfront city Talao Pauh, Pendestrian Batang Piaman, Bendungan Talang Kuning dan pembangunan lainya,” terangnya.
Genius mengatakan Pembangunan fisik lainya seperti Revitalisasi GOR Rawang, Revitalisasi Gedung Nasional di Kelurahan Jawi-Jawi I, dan menyusul nantinya pembangunan Pasar Basah dan jembatan skybridge yang menghubungkannya dengan Pasar Pariaman, ulasnya.
“Kita juga membangunan sektor kelautan untuk menunjang sektor pariwisata, mulai pembangunan Dermaga Apung Pulau Ujuang dan Penanggulangan Abrasi Pulau Angso Duo, Pembangunan Pusat Kuliner Talao Pauh, pembangunan sektor pertanian terpadu dan lain sebagainya. Mudah-mudahan proposal yang telah kita ajukan ke Pemerintah Pusat dalam waktu dekat dapat direalisasikan oleh Kementerian/ Lembaga terkait, karena keterbatasan anggaran daerah yang kita punya,” ucapnya.
Disamping pembangunan fisik, Lulusan S3 IPB ini juga mengungkapkan Pembangunan non fisik juga kita selaraskan. Di bidang pendidikan, kita memiliki Program Pendidikan Gratis dari SD, SMP dan SMA/SMK. Khusus untuk SMA/SMK yang saat ini merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi, kita tetap memberikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada Pemprov Sumbar.
“Ada juga Program Satu Keluarga Satu Sarjana (Sagasaja) bagi anak yang tidak mampu. Kita telah menguliahkan hampir 182 orang  pada perguruan tinggi vokasi yang telah bekerjasama. Bahkan generasi pertamanya sudah 19 orang yang wisuda Tahun 2022 ini,” tuturnya.
Di sektor kesehatan, Pemerintah Kota Pariaman telah mengasuransikan seluruh masyarakat miskin, dan ini terbukti dengan tercapainya Universal Health Coverage (UHC) yakni mencapai 99,48 persen dari penduduk Kota Pariaman yang telah diasuransikan melalui BPJS, ulasnya.
“Untuk sektor keagamaan, ada Program Pengembangan Pendidikan Non Formal, mulai dari MDA/MDW/MDU dan Read Al Qur’an Center. Melalui program ini kita targetkan semua siswa dapat membaca Al quran dengan baik. Hingga saat ini, masing-masing Desa/Kelurahan telah memiliki MDA/MDW dan MDU, dan di Kecamatan,  telah memiliki minimal 1 (satu) Read Al Qur’an Center,” jelasnya.
Genius juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Pariaman, baik di ranah maupun di rantau, kalangan Dunia Usaha, ASN, TNI/Polri yang telah bersama-sama bahu membahu menyukseskan pembangunan Kota Pariaman. (pt)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version