PadangTIME – Hamas mengecam Uni Emirat Arab (UEA) karena menerima kepala permukiman Israel bersama warga pemukiman Yahudi dan pebisnis Israel.

“Menerima kepala dewan pemukiman di Tepi Barat oleh UEA dan menandatangani kesepakatan ekonomi dengan dia menunjukkan dukungan nyata pada aktivitas permukiman di pendudukan Tepi Barat,” papar pernyataan Hamas, dilansir Memo.

Hamas menambahkan, “Kami yakin bahwa menguatnya hubungan antara UEA dan grup-grup warga permukiman di pendudukan Tepi Barat mendorong kemampuan Israel menerapkan rencana-rencana aneksasi kolonial.”

“Kolaborasi UEA dengan grup permukiman melanggar semua resolusi Liga Arab yang menyerukan boikot pada semua bentuk aktivitas pemukiman kolonial,” ungkap Hamas.Hamas menyimpulkan, “Sangat memalukan bahwa beberapa negara dan pihak internasional bersikeras memboikot permukiman Israel saat UEA tidak melakukan upaya apa pun, justru mengembangkan hubungan dengan kolonial Zionis Israel.

“Pekan lalu, media Israel melaporkan delegasi pemukim Israel dari permukiman ilegal di Tepi Barat bertemu pengusaha Emirat di Dubai untuk membahas peluang perdagangan dan kerja sama.Ini terjadi sebulan setelah UEA dan Bahrain menandatangani perjanjian normalisasi dengan Israel.

Palestina menganggap kesepakatan normalisasi itu sebagai pengkhianatan atas upaya Palestina mendirikan negara merdeka.

Balang

LEAVE A REPLY

− 2 = 3