H. Muzli M. Nur Sosialisasikan Perda Nomor 3 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Komunitas Unggulan Perkebunan di Nagari Aia Manggih Utara

0
1043
Padang TIME.com- Ketua badan kehormatan DPRD Sumatera Barat, H. Muzli M. Nur melaksanakan sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2023 tentang tata kelola komunitas unggulan perkebunan di Nagari Aia Manggih Utara, Jumat(8/12).
Walinagari Aia Manggih Utara, Rahmat Rinaldi mengucapkan terimakasih kepada Muzli M. Nur karena telah menyempatkan pokok-pokok pikiran (Pokir) di Nagari Aia Manggih Utara.
Dijelaskan, sebahagian besar masyarakat Aia Manggih Utara berasal dari kalangan petani, dan nagari ini baru definitif bisa juga dikatakan baru merangkak, yang masih banyak membutuhkan pembangunan infrastuktur dan pembangunan lainnya.
“Dengan adanya sosialisasi Perda Sumbar No. 3 Tahun 2023, tentunya kita berharap bagaimana menciptakan petani menjadi petani yang sejahtera khususnya dinagari yang kita cintai ini”pinta Walinagari.
Seiring dengan itu, Nagari Aia Manggih Utara membutuhkan pembangunan infrastuktur, saat ini Nagari Aia Manggih Utara belum memiliki alokasi dana desa (ADD), yang kita miliki hanya sebatas alokasi dana nagari (ADN), yang diperuntukkan untuk operasional kantor.
“Apabila pembangunan infrastuktur telah bisa dilaksanakan dilahan pertanian masyarakat tentunya, masyarakat akan mudah membawa hasil pertanian untuk dipasarkan selain itu upah angkutnya lebih murah, apalagi telah bisa dilalui kendaraan roda empat”terang Rahmat Rinaldi.
Sementara itu, Ketua Badan Kehormatan DPRD Provinsi Sumatera Barat, H. Muzli M. Nur menyampaikan adapun tujuan dari Perda Sumbar No.3 Tahun 2023 ada beberapa hal diantaranya mencegah terjadinya persaingan yang tidak sehat dalam tata kelola komoditas perkebunan kelapa sawit, gambir, kakao dan karet.
“Untuk ruang lingkup Perda ini meliputi beberapa hal diantaranya komoditas perkebunan kelapa sawit, komoditas perkebunan gambir, komoditas perkebunan kakao, komoditas perkebunan karet, kelembagaan dan lainnya” terang anggota DPRD Sumbar.
Selain itu, Muzli juga menekankan kepada masyarakat, agar untuk menjadi petani itu bersungguh-sungguh jangan asal-asalan dan jadilah petani yang profesional sehingga bisa memenuhi kebutuhan keluarga. (pt)
bebi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini