Gubernur: Pengawasan BPD Maksimalkan Pemanfaatan Dana Desa

0
1097
Padang TIME
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menilai keberadaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD)  di tingkat desa atau nagari sangat vital untuk pengawasan dana desa  dimanfaatkan untuk pembangunan.
“BPD atau Bamus ini sangat penting karena di desa atau nagari itu banyak kegiatan seperti pemanfaatan dana desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau BUMNag. Jangan sampai karena kurang pengawasan, rekan-rekan Kepala Desa atau Wali Nagari terjerumus dalam kasus hukum,” katanya saat menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Pengurus Daerah Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia (PABPDSI) Se- Sumatera Barat Periode 2021-2027 di Padang, Kamis.
“Dengan adanya musyawarah pekerjaan bisa lebih fokus dan menetapkan skala prioritas. tanpa itu pembangunan tidak akan bisa berjalan dengan baik, karena anggaran yang tersedia juga terbatas,” ujarnya.
Selain itu ia berharap BPD bersama Kepala Desa atau Wali Nagari juga bisa mengelola potensi perantau yang ada di daerah karena peran perantau sangat besar artinya untuk mendukung pembangunan di kampung halaman.
BPD berfungsi sebagai lembaga desa yang melaksanakan fungsi kontroling di desa, lembaga penampung aspirasi masyarakat desa, lembaga pengawasan kepala desa, dan fungsi legislasi.
“Penguatan fungsi BPD ini sedang kita gawangi untuk membangkitkan demokrasi di desa,” katanya.
Ia menegaskan BPD bukan saingan Kepala Desa atau Wali Nagari tetapi sebagai wujud penjaga harmonisasi kehidupan demokrasi di desa.
(PT/BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR)
bebi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini