DPRD Sumbar Tetapkan Perda Wisata Halal

1463

PadangTIME.com – “Setelah melakukan proses yang panjang, akhirnya DPRD Sumatera Barat  menetapkan Ranperda Wisata Halal  yang disahkan menjadi peraturan daerah. Ini akan menjadi payung hukum untuk pengembangan wisata ramah muslim,” ungkap ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar, Supardi saat rapat paripurna di ruang DPRD Sumbar, Rabu (9/6/2020).

Peraturan Daerah Wisata Halal sebagai payung hukum pengembangan wisata ramah wisatawan muslim di Sumatera Barat sebagai tren wisata muslim dan pendidikan di Sumbar ramah muslim dapat mendukung pemerintah dalam pengembangan wisatawan halal . Ditambahkan Supardi, di 2019 Indonesia merupakan negara terbaik wisata halal dari 130 destinasi dari seluruh dunia.” Sedangkan Sumbar satu dari 10 wisata yang ramah muslim di Indonesia,” jelas Supardi .

Supardi  mengatakan tren wisata muslim dan pendidikan di Sumbar ramah muslim dapat mendukung pemerintah dalam pengembangan wisatawan halal.Meski menimbulkan pro dan kontra di masyarakat, namun perda ini akan memberikan kepastian hukum tentang wisata halal di Sumbar. Seluruh elemen diharapkan mampu dan siap untuk wisata halal ke depannya.

Perda ini ditetapkan melalui tingkat pembicaraan, hasil pembahasan bersama disetujui disepakati sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Senada dengan Supardi, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno sepakat bahwa perda yang baru ditetapkan ini dapat memberikan pedoman yang berkualitas, selain itu juga bisa meningkatkan wisatawan.

“Adanya perda ini, wisata halal akan lebih terarah dan terpadu hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Gubernur Sumbar mengatakann   wisata halal dapat meningkatkan tujuan wisata wisatawan muslim khususnya. Supardi berharap wisata halal di Sumbar berkelas dunia dan berdaya saing global.

“Kepada SKPD dan OPD hendaknya mensoliasisasikan perda yang dibuat agar dapat terlaksana dengan baik,” tutupnya. (tisna)

Balang

LEAVE A REPLY

− 5 = 2