DPRD Pasaman Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kab. Pasaman Ke-75

859

Padang TIME.com – Puncak perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Pasaman yang ke-75 pada hari Kamis 8 Oktober 2020 berjalan lancar dan sukses. Selain dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat yang mewakili, Bupati dan Wakil Bupati Pasaman, Ketua DPRD Pasaman dan Wakil Ketua DPRD Pasaman, Forkopimda Pasaman, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga dihadiri Tokoh Masyarakat, Alim Ulama, Cadiak Pandai dan Ninik Mamak se-Pasaman.

Selain itu juga dihadiri seluruh Bundo Kanduang, perantau dan pamong atau tokoh yang ada di Pasaman. Sidang Paripurna istimewa DPRD Kabupaten Pasaman yang diadakan di Gedung Syamsiar Thaib Lubuk Sikaping, Kamis (8/10/2020).

Ketua DPRD Pasaman Bustomi mengatakan, sebagai kabupaten yang heterogen dari sisi sosial budaya, kita patut berbangga dan berbahagia, karena dalam kurun waktu 75 Tahun, kita mampu membangun dan mengembangkan rasa persatuan dan kesatuan yang kuat, sehingga keaneka-ragaman suku, bahasa dan budaya serta adat istiadat yang ada di Kabupaten Pasaman, yang terikat kuat dalam menjaga keutuhan dan persatuan, menjadi sebuah potensi yang dapat didayagunakan secara optimal, sekaligus sebagai modal dasar kita dalam membangun daerah kita. Sejalan dengan Visi Kabupaten Pasaman, yaitu “Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Pasaman yang Sejahtera, Agamis dan Berbudaya”.

Melalui Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Pasaman ke-75 ini, kami mengajak kita semua, mari kita jadikan moment untuk menggugah kesadaran kita semua, sekaligus untuk berintrospeksi, serta merenung, tentang apa yang telah dan akan kita perbuat untuk Kabupaten Pasaman, dengan menelaah berbagai hambatan dan tantangan yang akan kita hadapi kedepan. Berbagai keberhasilan yang telah kita raih, harus tetap kita pelihara, dengan tekad untuk lebih ditingkatkan lagi pada masa-masa mendatang. Masih banyak yang perlu kita kerjakan dan membutuhkan peran aktif serta tanggung jawab kita semua.

Kami menyadari, bahwa kemajuan pembangunan di Kab. Pasaman bukan karena kerja keras pemerintah saja, melainkan karena dukungan seluruh elemen masyarakat, ini berarti pemerintah dan masyarakat melaksanakan kerjasama yang lebih baik, karena pada hakekatnya pemerintah dan masyarakat merupakan dua komponen yang saling membutuhkan dan harus bersinergi. Kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari aspek penyelenggaraan pemerintahan saja, melainkan juga diukur dari tingkat kemajuan dan kemakmuran masyarakatnya.

Dalam kesempatan yang sangat baik ini, kami ingin kembali mengajak kita semua untuk merefleksikan posisi strategis saat ini, sebagai proyeksi terhadap Kabupaten Pasaman yang akan datang. Dari aspek historis Kabupaten Pasaman termasuk salah satu Kabupaten tertua di Propinsi Sumatera Barat, demikian pula halnya letak Kabupaten kita berada pada posisi yang cukup strategis, ungkap Bustomi. (df)

Balang

LEAVE A REPLY

82 + = 90