DPRD Padang akan secepatnya Sahkan Ranperda Ketertiban Umum

177
Miswar Jambak Anggota DPRD Kota Padang dari fraksi Golkar

PadangTIME.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang akan segera mengesahkan revisi Peraturan Daerah (Perda) Ketertiban Umum untuk mencegah kenakalan remaja yang sering terjadi di Kota Padang, Sumatera Barat.

DPRD Kota Padang sudah selesai melakukan pembahasan dan merevisi Perda Ketertiban Umum tersebut bersama instansi terkait,” kata Miswar Jambak Anggota DPRD Kota Padang dari fraksi Golkar Perubahan Perda nomor 11 tahun 2005 tentang Ketertiban Umum Budi Syahrial, saat dihubungi dari Padang, Sabtu.

Akan tetapi untuk pengesahan revisi Perda tersebut, lebih lanjut ia mengatakan masih menunggu agenda Badan Musyawarah (Bamus) di DPRD Padang.

Miswar Jambak mengatakan akan segera mengesahkan revisi Perda tersebut, selambatnya pada Maret 2020 ini. Jika tidak terkendala dengan jadwal Bamus.

“Terkait revisi Perda ini, kita juga sudah melakukan sosialisasi ke beberapa sekolah. Selain itu sudah mendapatkan respon positif dari masyarakat setempat,” kata Miswar Jambak

Kemudian terkait aturan pendirian tenda pernikahan di pinggir jalan utama yang juga termasuk dalam revisi Perda ketertiban umum tersebut tetap akan ditertibkan.

“Dalam hal ini Pemko Padang akan berkoordinasi langsung dengan pihak kepolisian untuk memberikan izin ke masyarakat yang hendak mendirikan tenda pernikahan di jalan utama,” kata dia.

Ketua Komisi I DPRD Kota Padang Elly Thrisyanti mengharapkan agar Pansus II segera mengesahkan Perda tersebut mengingat semakin maraknya kenakalan remaja yang terjadi di Kota Padang.

“Akan tetapi jangan sekadar mengesahkan secepat itu saja. Pansus II harus betul-betul menggali lebih mendalam terkait Perda ini. Harus dikaji manfaat dan mudaratnya jika Perda ini disahkan nantinya,” kata dia.

Menurut Miswar Jambak dari patroli yang dilakukan petugas, mulai dari Minggu dinihari sekitar pukul 01.00 WIB. Sebanyak 22 remaja berhasil diamankan dari beberapa lokasi.

Menurutnya untuk meningkatkan keamanan di Kota Padang tidak hanya menjadi tugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) saja. Tetapi harus ada kerja sama yang baik dari seluruh pihak kepentingan lainnya berupa pihak kepolisian, ninik mamak, RT dan RW harus bersama menanggulangi.

Miswar Jambak berharap setelah disahkan nantinya, Perda tersebut dapat menjadi solusi untuk meningkatkan keamanan di Kota Padang.

Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, Sumatera Barat mengamankan 22 remaja yang diduga akan melakukan tawuran pada Minggu dinihari di sejumlah titik di daerah itu. (tis)

Balang

LEAVE A REPLY