DPO Kasus Narkoba Berlutut Saat Diamankan Petugas

1465

PadanTIME.com –— Kepolisian Sektor Lembah Melintang dan Polres Pasaman Barat berhasil mengamankan tersangka penyalahguna Narkotika yang buron dan masuk dalam DPO pada hari Jum’at (25/10) dikediamannya, di Jorong Taluak Ambun, Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang.

Tersangka penyalahguna Narkotika yang buron sejak 15 agustus 2019 lalu berinisial IS (55) yang pada saat aparat Kepolisian sektor Ranah Batahan bersama dengan Kepolisian Sektor Lembah Melintang menggeledah kediamannya dan ditemukan Narkoba jenis Sabu sekira 4 gram.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Fery Herlambang, S.IK.,MM melalui Kapolsek Lembah Melintang IPTU Alfian Nurman, SH mengatakan penangkapan terhadap tersangka berdasarkan pengembangan kasus narkoba pada 15 Agustus 2019 dan sudah masuk dalam Daftar Pencari Orang (DPO) sesuai LP/140/VIII/2019/Sek LM.

Menurutnya, kejadian berawal dari pengembangan kasus ditangkapnya pemakai narkoba oleh Polsek Ranah Batahan pada Kamis 15 Agustus 2019.

Pengakuan tersangka sebelum IS (55), narkoba jenis Sabu tersebut dibeli dari tersangka IS (55) yang bertempat tinggal di Ujung Gading. Mendapat informasi itu, Kepala Polsek Ranah Batahan, IPTU Keling David,SH beserta Anggota dan Kepala Polsek Lembah Melintang IPTU Alfian Nurman,SH melakukan penggeledahan di rumah tersangka.

“Saat itu tersangka tidak ada di rumah, namun ditemukan narkoba jenis sabu sekitar empat gram, timbangan digital, bong sebagai alat hisap, kantong plastik ukuran kecil sebagai pembungkus sabu dan sejak itulah tersangka dijadikan DPO,” ujarnya.

Kemudian berdasarkan informasi dari masyarakat dan hasil penyelidikan pada Jumat (25/10) sekitar pukul 11.00 WIB diperoleh informasi bahwa tersangka sedang berada dikediamannya, maka tim opsnal Reskrim Polsek Lembah Melintang langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka.

“Saat ini tersangka sudah diserahkan ke Satuan Reskrim Narkoba Polres Pasaman Barat untuk proses hukum lebih lanjut, yang mana tersangka akan dikenakan pasal 114 ayat (1), pasal 112 ayat (1), pasal 111 ayat (1) UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,”tandasnya. (Romi Nasution)

Balang

LEAVE A REPLY