Disiplin Adalah Nafasku, Sangsi Ditegakkan TNI

584

PadangTIME.com – Rembang – Tentara yang terkenal dengan Motto, “Disiplin adalah nafasku” memang sudah ditanamkan sejak dini saat menjalani pendidikan pertama sebagai prajurit TNI, motto itu bukan hanya untuk dibaca dan diomongkan, namun motto itu untuk dilakukan dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak terkecuali saat prajurit melaksanakan program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke 103 di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, mereka harus menjalankan disiplin yang selama ini sudah tertanam dalam diri semua prajurit, dan itu tidak bisa ditawar lagi. Namun dipagi itu ada seorang prajurit yang datang terlambat, sehingga ia mendapat tindakan dari Pawas TMMD (Lettu Inf Supriyanto). Ranu (24/10/2018).

Sangsi yang diberikan oleh Pawas TMMD (Lettu Supriyanto) menyuruh Kopda Subroto untuk push up sebanyak 50 kali, sebagai tindakan karena yang bersangkutan datang terlambat di lokasi pembangunan Pos Kamling, yang kebetulan pembangunan sebagai tanggung jawab regu 3 yang didalamnya adalah Kopda Subroto.

“Saya berikan tindakan ini sebagai sangsi kepada anggota yang terlambat datang, agar menjadi efek jera kepada yang bersangkutan dan perbuatannya tidak menular kepada anggota lainnya”, Ungkap Lettu Supriyanto.

“Datang terlambat ke tempat kerja ini adalah tindakan yang tidak mencerminkan prajurit yang disiplin, dan bertentangan dengan Sapta Marga ke 5 yang menjadi pedoman bagi semua prajurit” Pungkasnya. (0720)

Balang

LEAVE A REPLY