Dirut PDAM Padang Hendra Pebrizal Tinjau Pipa yang Pecah di Pasar Mudik

533

PadangTIME.com – PDAM Kota Padang kembali melayangkan permintaan maaf kepada semua pelanggan yang ada di kawasan pasa mudiak dan sekitarnya. Pasalnya, pelayanan air bersih terganggu di kawasan itu akibat pecahnya pipa milik PDAM karena terkeruk eskavator penggalian drainase dinas PUPR.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyaman ini. Pipa kami pecah terkeruk eskavator pengerjaan drainase. Jadi suplai air menjadi tergangggu,” kata Dirut PDAM Kota Padang, Hendra Pebrizal didampingi Direktur Teknis, andri Satria.

Dijelaskannya, tak hanya di kawasan Pasa Mudiak, kejadian ini juga berimbas pada pelanggan yang ada di Pasa Gadang dan sekitarnya, Pondok dan sekitarnya, pondok jalan Samudera, jalan Hos Cokrominoto dan sekitarnya, Palinggam, Pemancungan, jalan Nipah, A Yani, Damar dan Veteran.

Saat ini tim reaksi cepat PDAM Kota Padang langsung memperbaiki pipa yang pecah tersebut. “Mohon doa dan dukungan sahabat agar pekerjaan perbaikan
ini cepat diselesaikan dan tidak ada kendala di lapangan,” sebut Hendra.

Selain terganggu pelayanan air, kejadian ini juga menyebabkan genangan air di sepanjang jalan dan mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar. Selasa pagi, (15/10), Hendra Pebrizal langsung meninjau lokasi bersama salah seorang anggota DPRD Kota Padang, Helmi Moesim sangat menyayangkan kebocoran tersebut sehingga berimbas kepada warga.

Menurutnya, tidak adanya koordinasi dari Dinas PUPR dengan pekerjaan yang dilakukan tengah malam telah berakibat kerugian pada PDAM. Bahkan lagi, yang paling dirugikan adalah masyarakat terhadap pelayanan air minum.

Helmi juga mengatakan akibat tersebut masyarakat banyak tidak tahu kalau di mesjid juga air jadi mati, itu yang jadi permasalahan utama.

“Mungkin ratusan atau ribuan pelanggan yang tidak dapat air minum karena kecerobohan pihak ketiga atau kontraktor yang ada Dinas PUPR”, sebutnya.

Helmi pun menghimbau kepada dinas PU untuk melakukan koordinasi terhadap pembangunan pada titik-titik yang rawan adanya pipa PDAM, Listrik atau Telkom dan lainya sehingga ke depan tidak ada lagi kerugian yang ditimbulkan dan berimbas ke-masyarakat.

Plt. Kepala dinas PUPR, Yenni Yuliza didampingi Kabid Bina Marga Hendri Viton mengatakan bahwa persoalan itu sudah selesai. Kontraktor telah memperbaiki lagi pipa PDAM yang telah rusak. Dan kondiai sudah normal kembali. “Kita sudah berkoordinasi, kita juga suruh kontraktornya memperbaiki. Sekarang sudah normal.lagi,” sebut Hendri Viton singkat.(red)

Balang

LEAVE A REPLY