PadangTIME.com – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui Dinas Perikanan melakukan program Budidaya Ikan dengan cara memanfaatkan pekarangan rumah yang sempit tapi masih bisa menghasilkan. Minggu (13/9).
Dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat, selain dari wadah yang mudah didapatkan, namun juga pola perawatan ikan yang dinilai sangat sederhana. Pekarangan sempit bisa meningkatkan perekonomian rumah tangga.
Diketahui program tersebut diberi nama Budidaya Ikan Dalam Ember (Budikdamber). Dalam pembudidayaannya menggunakan ember plastik, sehingga dapat ditempatkan pada lokasi yang tidak terlalu lebar, seperti pekarangan rumah.
“Kita programkan kegiatan ini setelah adanya ide dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Lisda Hendrajoni bagaimana ibu rumah tangga juga turut serta menambah penghasilan dengan memanfaatkan pekarangan rumah, dan alhamdulillah terciptalah program ini, dan selanjutnya bakal di launching tahun ini,” ujar Kepala Dinas Perikanan Pesisir Selatan Andi Syafinal.
Menurutnya, terhadap program bisa dilakukan dan dikerjakan bagi seluruh masyarakat Pesisir Selatan.
Andi menambahkan, satu ember yang berisikan air mampu menampung bibit ikan sebanyak 60 hingga 70 ekor jenis ikan lele dan nila dengan produktifitas panen per ember nya berkisar enam hingga tujuh kilogram ikan,” ujar Andi.
Andi menambahkan, jika program ini dikembangkan, kemungkinan akan memghasilkan nilai rupiah yang fantastis.
Dijelaskan, pada pekan yang lalu telah dibagikan bantuan bibit ikan satu rumah tangga telah mampu memfasilitasi sebanyak sepuluh ember, maka akan berpenghasilan sekitar 60 hingga 70 kilogram ikan lele segar per tiga bulan maksimal, dengan prospek keuntungan sekitar Rp11 ribu per kilogramnya.
“jika ini bisa dilaksanakan oleh ibu rumah tangga, maka ini sangat menjanjikan sekali,” tutup Andi. (nz)
Balang

LEAVE A REPLY