Dinas Pariwisata Pessel Bentuk Komunitas Milenial

0
543
Padang TIME – Agar lebih kreatif dan inovatif lagi dalam menciptakan karya yang terbaru, pemerintah kabupaten (Pemkab)  Pesisir Selatan (Pessel) melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, membentuk komunitas milenial di daerah itu.
Upaya itu dilakukan untuk
menghadapi tantangan yang semakin besar, seiring kemajuan teknologi informasi yang tanpa batas.
“Komunitas milenial Pessel ditantang untuk bisa berkreatifitas dan menghasilkan karya yang bisa membantu promosi potensi Kabupaten Pesisir Selatan terutama potensi pariwisata agar semakin dikenal luas,” ujarnya .
Hadi menjelaskan bahwa komunitas milenial itu dibentuk pada kegiatan pelatihan Digitalisasi Branding Pemasaran dan Penjualan pada Desa Wisata Homestay/Pondok Wisata, Kuliner, Souvenir, Fotografi di Labuan Sunday Kawasan Mandeh selama 3 hari Senin (9/8) hingga Rabu (11/8).
“Kita berharap komunitas milenial mampu berpikir kritis dan berkontribusi positif dalam pembangunan,” ujarnya
Dimana komunitas milenial terdiri dari para konten kreator media sosial, admin medsos, pemilik usaha kreatif.
Dia berharap kedepannya generasi milenial lebih banyak lagi belajar dan berinovasi, serta juga lebih kreatif dan terus berkreasi .
Hadi mencontohkan komunitas ini ditantang membuat konten kreatifitas untuk memperingati HUT RI ke 76, dan nanti kreatifitas ini akan ditampilkan pada website Disparpora dan juga menjadi media promosi .
“Banyak yang bisa diinovasikan dan dikreatifitaskan.  Harapan saya  komunitas bisa melakukan itu,” harapnya .
Perlu diketahui, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pessel, melaksanakan pelatihan Digitalisasi Branding Pemasaran dan Penjualan kepada 40 orang milenial kreatif.
Pelatihan itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan kompetensi pengelola destinasi dan daya tarik wisata.
Melalui pelatihan itu,  pengelola wisata diharapkan juga dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pemasaran pariwisata.
“Digital marketing yang efektif tidak dapat dipisahkan dari strategi pemasaran mulai dari promosi, kualitas produk, kemasan menarik, dan lainnya.  Strategi UMKM untuk bertahan pada masa pandemi Covid-19 yaitu efesiensi meningkatkan penjualan dengan memanfaatkan teknologi yg disebut digital marketing,” ujarnya. (pt)
bebi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here