Padang TIME.com-Kabar duka datang dari dunia musik tanah air, maestro seni dan budaya Didi Kempot meninggal dunia di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo, Jawa Tengah, pukul 07.45 WIB.
Didi Kempot merupakan penyanyi dan penulis lagu campursari dari Surakarta. Ia merupakan putra dari seniman tradisional terkenal, Ranto Edi Gudel yang lebih dikenal dengan Mbah Ranto dan merupakan adik kandung dari Mamiek Prakoso, pelawak senior Srimulat.
Dari sisi bisnis, Didi Kempot dikenal sebagai salah satu brand ambassador ecommerce di Indonesia berdampingan dengan pesepakbola Cristiano Ronaldo dan Grup Idol BTS asal Korea Selatan. Ia juga yang mempopulerkan Campursari ke Kalangan generasi millennial.
Sementara itu, di masa pandemi Covid-19, The Godfather of Broken Heart tidak lagi merayakan patah hati. Dirinya justru membuat lagu “Ojo Mudik” yang mengajak para pemudik agar tidak pulang kampung atau mudik selama pandemi dan menggandeng Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo hingga para pejabat lainnya untuk mengedukasi masyarakat agar tetap #DiRumahAja.
Didi Kempot juga sempat menggelar konser amal di Kompas TV pada 11 April 2020, Konser tersebut ditayangkan ulang seminggu kemudian pada 18 April 2020. Konser amal dengan tujuan untuk memberikan bantuan penanganan Covid-19 itu berhasil menghimpun dana Rp7,5 miliar.
Pria yang lahir pada 31 Desember 1966 ini sejatinya sudah menelurkan berbagai album fenomenal mulai dari Ketaman Asmoro, Kasmaran, Super Hits Campursari dan yang lainnya. Sobat Ambyar, panggilan penggemarnya, tentu mengenal single-single terkenalnya seperti Pamer Bojo (2016), Ambyar (2019) hingga Layang Kangen (2012).
Kini sang The Godfather of Broken Heart telah berpulang ke Rahmatullah, semoga warisan seni dan budaya yang ditinggalkan bisa diteruskan generasi selanjutnya. Selamat Jalan Maestro. (PT)
Balang

LEAVE A REPLY