Desa Apar Kota Pariaman dapat 1 Tahun Akses internet Gratis dari Kemenparekraf

0
462
ad
Padang TIME – Masuk nominasi 50 besar ADWI (Anugerah Desa Wisata Indonesia), Desa Apar Kota Pariaman, dapat 1 Tahun Akses internet Gratis dari Kemenparekraf (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) RI.
Bonus ini diserahkan langsung oleh Menteri Parekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno pada kunjunganya pada penilaian Desa Apar Kota Pariaman, yang masuk sebagai 50 Besar ADWI dari 70.000 Desa yang ada di indonesia, kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Dwi Marhen Yono, bertempat di Apar Pariaman Mangrove Park, Jum’at (27/8).
Sandiaga Uno mengatakan lewat jaringan internet yang baik, saya yakin masyarakat di desa-desa wisata akan lebih cepat masuk ke dalam ekosistem ekonomi digital, dan dapat mengambil peluang lapangan kerja yang lebih luas lagi, ujarnya.
“Permasalahan yang umum ditemui, banyak dari pelaku usaha masih enggan mengenal teknologi internet untuk mengembangkan usahanya, dan juga terkendala dengan biaya yang tinggi. Padahal pemanfaatan teknologi, informasi, dan jaringan internet semakin mudah dijangkau dan digunakan bahkan untuk orang awam sekalipun, karena itu kita memberikan akses 1 tahun internet gratis bagi desa wisata yang masuk 50 Besar ADWI 2021, agar dapat lebih update teknologi,” tukasnya.
Menparekraf juga mengatakan bahwa Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di seluruh indonesia, terus kita dorong untuk masuk ke ekosistem digital, sehingga bisa tetap memasarkan produknya meski di tengah pandemi seperti sekarang.
“Kita akan terus berupaya untuk menghadirkan desa wisata yang berkelas dunia dan berdaya saing, serta mewujudkan ekonomi yang berkeadilan dengan kebijakan dan bantuan yang tepat sasaran dan tepat manfaat, apalagi dimasa pandemi Covid-19 yang masih menghantui kita saat ini,” ungkapnya lebih lanjut.
“Desa Wisata Apar Pariaman ini, masuk ke dalam nominasi 50 desa wisata terbaik di indonesia, dimana setelah saya melihat langsung kesini, banyak potensi yang bisa dikembangkan, dan juga Desa Apar ini punya nilai jual yang tinggi, dengan mangrove, penyu dan STIB (Sekolah Tinggi Ilmu Beruk) nya, kalau ini bisa dikemas dengan baik, saya yakin Desa Apar akan mendunia,” tutupnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Dwi Marhen Yono, mengucapkan bahwa dirinya telah menyiapkan beberapa Desa Wisata di Kota Pariaman untuk mengikuti penilaian ADWI 2021 ini.
“Setelah melewati serangkaian tahap kurasi, penilaian dari dewan kurator terhadap 7 kategori penilaian, klasifikasi dan kelengkapan data, Alhamdulillah, Desa Apar masuk 50 Besar ADWI 2021, padahal kita hanya menargetkan bisa masuk 100 besar saja, dan ini menjadi kebanggan tersendiri bagi Kota Pariaman,” tuturnya.
Dengan bonus yang diberikan oleh Menparekraf, Sandiaga Uno ini, yaitu 1 Tahun Akses internet Gratis, akan kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya, apalagi dengan keterbatasan anggaran akibat pandemi Covid-19, ucapnya mengakhiri. (pt)
bebi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here