PadangTIME.com – PT Bio Farma  resmi terpilih menjadi Potential Drug Manufacturer CEPI for Covid-19. Koalisi Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi (CEPI) merupakan koalisi pemerintah-swasta dan filantropis yang salah satunya disokong miliarder Bill Gates.

Terpilihnya Bio Farma menjadi produsen vaksin berdasarkan hasil due diligence Bio Farma yang memenuhi persyaratan sebagai Potensial Drug Product Manufacturer CEPI for Covid-19, yang akan dimulai pada akhir tahun 2021. Penilaian dilakukan pada aspek sistem produksi vaksin dan mutunya, sistem analitik laboratorium, dan sistem teknologi informasi yang digunakan Bio Farma dalam memproduksi vaksin.

“Kerja sama antara Bio Farma dan CEPI selain bertujuan membuka kesempatan yang baik bagi Bio Farma untuk memperkuat networking di bidang vaksin, juga untuk meningkatkan kepercayaan global atas kemampuan Bio Farma di bidang produksi vaksin, serta dapat menigkatkan akses vaksin Covid-19 bagi negara Indonesia,” ujar Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir, dalam keterangan resmi Bio Farma, Kamis (15/10/2020).

Adapun fasilitas Bio Farma yang akan digunakan CEPI mampu memproduksi vaksin Covid-19 dengan multi platform 100 juta dosis per tahun. Sambil menunggu Uji Klinis selesai, Bio Farma terus melakukan persiapan produksi vaksin, yang akan dimulai pada November sampai dengan Desember 2020, dengan kapasitas total produksi hilir vaksin Covid-19 Bio Farma sebesar 250 juta dosis pada 2021.

“Saat ini dunia sedang berusaha untuk menemukan vaksin Covid-19 dengan segala jenis platform. Pengembang- pengembang vaksin Covid-19 dari seluruh dunia, ada yang belum memiliki fasilitas produksi massal secara mandiri, sehingga CEPI akan mempertemukannya dengan produsen vaksin yang telah memenuhi persyaratan tertentu dan Bio Farma adalah salah satunya”, katanya.

Dia memastikan penggunaan kapasitas produksi vaksin CEPI tidak akan memengaruhi kegiatan produksi rutin yang ada di Bio Farma. Seluruhnya sudah diperhitungkan dengan baik.

Honesti berharap, kolaborasi antara Bio Farma dan CEPI di masa yang akan datang tidak sebatas vaksin Covid-19 saja, melainkan pengembangan vaksin pandemi lainnya melalui berbagai teknologi terkini.

“Diharapkan Bio Farma bisa mendapatkan akses terhadap berbagai teknologi pembuatan vaksin, sehingga akan memperkuat kemandirian vaksin secara nasional,” pungkasnya. (nz&idxchanel)

Balang

LEAVE A REPLY