Padang TIME.com  Manfaat daun salam untuk diabetes Konsumsi 1-3 gram daun salam setiap hari selama 30 hari berturut-turut dapat mengefektifkan fungsi glukosa dan lipid pada penderita diabetes tipe 2. Dilansir TheHealthSite, efek hipoglikemik daun salam dikaitkan dengan kehadiran minyak esensial dan fitokimia di dalamnya. Keduanya dapat membantu metabolisme insulin.

Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan di Clinical Biochemistry and Nutrition, polifenol di dalam daun salam juga menghasilkan aktivitas potensiasi insulin sehingga membantu kontrol glukosa lebih efektif.

Manfaat daun salam
Daun salam yang dikombinasikan dengan sereh (serai) dan jahe bisa membantu meredakan sakit maag, kembung, dan nafsu makan yang hilang.

Rebus 5 lembar daun salam, 1 ruas jahe, dan 1 batang sereh dalam 200 ml air. Boleh ditambahkan madu untuk rasa dan nutrisi ekstra. Minum air rebusannya 2 kali sehari.

Manfaat daun salam dan daun sirsak

Daun salam dan daun sirsak sama-sama memiliki khasiat luar biasa bagi kesehatan. Jika dikombinasikan khasiatnya semakin beragam.

Berikut ini beberapa manfaat daun salam dan daun sirsak dalam bentuk ekstrak maupun rebusan.

Menngontrol kadar kolesterol
Mencegah asam urat
Membantu pengobatan eksim
Mengendalikan diabetes
Mengobati rematik
Meningkatkan kualitas tidur
Menjadikan awet muda
Pengobatan wasir
Memperbaiki kinerja jantung
Mencegah kanker
Menyehatkan ginjal
Mengatasi sembelit
Meningkatkan kekebalan tubuh
Menurunkan tekanan darah

Manfaat daun salam untuk kanker

Beberapa zat yang terdapat pada daun salam diketahui berkhasiat melawan beberapa jenis kanker. Zat-zat tersebut antara lain caffeic, eugenol, catechin dan quercetin.
Manfaat daun salam untuk asam urat

Daun salam cukup efektif untuk mengobati asam urat. Rebus 25 lembar daun salam dengan 500 ml air sampai airnya menyusut hingga separuh. Minum ramuan ini selagi hangat 2 kali dalam sehari.

Itulah beberapa manfaat daun salam untuk kesehatan dan kecantikan. Perlu diingat pengobatan dengan herba alami seperti daun salam hanya bersifat alternatif. Normalnya hanya untuk mendampingi medikasi profesional.

Balang

LEAVE A REPLY