Yogyakarta, Padang TIME  | Bupati Pasaman H. Benny Utama hadiri Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Direktorat Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun 2023 di Jogyakarta, Senin (27/02).

Selatan, serta 130 Kepala Dinas Perikanan kabupaten / kota se-Indonesia yang ditetapkan sebagai Kampung Ikan, termasuk Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Pasaman, M. Dwi Richie.

Penandatangan prasasti peresmian pabrik Pakan Ikan oleh Bupati Pasaman dan Mentri Kelautan dan Perikanan.

Sementara dari lokasi Pabrik Pakan Ikan di areal Balai Benih Ikan (BBI) Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman, hadir secara telekonference penanggung jawab pabrik pakan ikan Kementerian KP, forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimca) Rao Selatan, Wali Nagari, Bamus dan tokoh masyarakat Rao Selatan serta Pelaku usaha perikanan Kabupaten Pasaman.
Kementerian KP biayai Pembangunan pabrik pakan ikan mandiri di Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman  anggaran  tahun 2022
selesai pada Desember 2022.
Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono dalam pidatonya menyampaikan, dengan adanya pembangunan Kampung Perikanan Budidaya, contoh Kampung Ikan Mas Kabupaten Pasaman dengan nilai produksi Rp.1,3 triliun per tahun, kedepan dengan hadirnya pabrik pakan ikan dapat meningkatkan nilai tambah secara suitanable atau berkelanjutan.
Menteri Wahyu juga memaparkan lima Kebijakan Ekonomi Biru Indonesia, berupa penambahan luas kawasan konservasi laut, penangkapan ikan terukur berbasis quota, pengembangan budidaya lait, pesisir dan darat secara berkelanjutan, dengan mengurangi tekanan sumberdaya ikan di laut, memenuhi kebutuhan protein masyarakat dan pasar ekspor berbasis komoditas unggulan.
Kemudian pengelolaan pengawasan pesisir dan pulau pulau kecil serta pembersihan sampah plastik di laut. Bupati Pasaman H. Benny Utama menyebutkan, kehadiran Pabrik Pakan Ikan di Pasaman sudah menjadi dambaan petani ikan Pasaman sejak puluhan tahun lalu.  (pt)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini