Bupati : Jalan Lubuk Sariak Menuju Kampung Akad akan direalisasi Siap Lebaran

0
25564
Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat Drs. Rusma Yul Anwar, M.Pd menegaskan perbaikan jalan Lubuk Sariak menuju Kampung Akad Nagari Kambang Utara sepanjang 4 Km akan kita realisasikan.
“Insyaa Allah kami kerjakan siap lebaran Idul Fitri nanti,” ungkap bupati saat safari ramadhan khusus di Masjid Nurul Iman Koto Nan VII Kampung Akad Nagari Kambang Utara Pesisir Selatan , Senin (03/04).
Pemerintah kabupaten Pesisir Selatan sangat menyadari pentingnya keberadaan infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan yang memadai sebagai penunjang kegiatan perekonomian daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.
Bupati melanjutkan pemerintah kabupaten dalam RPJMD 2021-2026
menjadikan fokus pembangunan infrastruktur adalah pada peningkatan kualitas sebagai penunjang di wilayah sentra produksi sektor unggulan lokal.
Fokus tersebut sekaligus upaya menuju kemandirian perekonomian daerah melalui kegiatan hilir produk unggulan. Kemudian meningkatkan konektivitas antar wilayah di Pesisir Selatan dan ketahanan pangan daerah.
Bupati menargetkan 98 persen Penduduk Pesisir selatan di tahun 2024 sudah memiliki Kartu Pengobatan Gratis atau BPJS Gratis.
Lanjutnya, pemerintah kabupaten mengalokasikan Rp38 miliar APBD 2023 untuk membayar iuran BPJS 65 ribu jiwa masyarakat kurang mampu. Jumlah itu naik
37 ribu jiwa dari tahun sebelumnya.
” Kemanapun rakyat tak mampu untuk berobat, bahkan tidak saja di RSUD M Zein, M Djamil bahkan ke RS  rujukan di Jakarta, akan kita biayai” paparnya.
Dengan demikian pada tahun ini tercatat 85 persen dari 516 ribu jiwa total penduduk telah memiliki jaminan layanan kesehatan, meningkat dari tahun lalu yang 64 persen atau sebanyak 29 ribu jiwa.
Pemerintah kini terus mendata masyarakat kurang mampu yang masih belum memiliki jaminan layanan kesehatan.
Dalam pendataan prioritas utama adalah ibu hamil, karena sehat mesti di mulai sejak dalam kandungan, sehingga angka bayi mati lahir atau stunting dapat di tekan sesuai target.
“Pembangunan gedung-gedung yang tidak fungsional sengaja ditunda, agar dananya bisa alihkan atau dimanfaatkan untuk kepentingan jaminan kesehatan rakyat miskin,”tegasnya.
Persiapan SDM yang baik menurut bupati saat ini lebih prioritas, karena akan menjadi estafet masa depan daerah.
“Untuk gedung dan lainnya itu biar generasi penerus nanti yang bikin, sesuai zaman dan kebutuhannya. Tanggung jawab kita adalah menyiapkan sumber daya manusianya,” jelas bupati.
Pada agenda safari ramadhan Pemda, ketua pengurus mesjid terima bantuan dana dari bupati sebesar Rp 10 juta.
Pada saat yang bersamaan pimpinan cabang Bank Nagari Painan juga menyerahkan bantuan Rp 2 Juta.
Turut mendampingi Bupati, Dandim 0311 Letkol Sunardi, Kapolres Pessel AKBP Novianto Taryono, Pimpinan Cabang Bank Nagari Painan Helfi Yanrika, Kepala Perangkat Daerah di lingkup Pemda Pesisir Selatan, Camat dan Wali Nagari sekecamatan Lengayang. (PT)
bebi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini