Padang TIME.com-Pesisir Selatan – Bupati Pesisir Selatan membantu penyandang disabilitas di daerah berjuluk Negeri Sejuta Pesona itu. Pada setiap kunjungan lapangan, pihaknya acap kali membagikan kursi roda secara cuma-cuma, dan mengucurkan bantuan modal usaha ekonomi produktif (UEP) pada masyarakat yang tergolong kurang mampu di daerah setempat.

Meskipun harga kursi roda tidak terlalu mahal, tetapi sangat berarti bagi aspek sosial dan psikologis para penyandang disabilitas.

“Dengan adanya bantuan kursi roda ini, kami berharap dapat membangkitkan semangat serta percaya diri bagi kaum disabilitas,” ujar Bupati Hendrajoni di sela-sela kegiataannya kemarin, Senin (17/2).

Ia menyebutkan, penyandang disabilitas selama ini lebih banyak menjalani kehidupannya sehari-hari di kamar, sehingga aktivitasnya sangat bergantung pada orang lain.

Bahkan, kata bupati, keterbatasan aktivitas tersebut bisa berjalan selama bertahun tahun, di antara mereka mengaku ada yang sudah berbaring hampir 12 tahun di tempat tidur.

“Mudah-mudahan dengan adanya bantuan kursi roda ini, dapat mengurangi ketergantungan para disabilitas terhadap orang lain, sehingga memberikan mereka banyak ruang gerak secara mandiri,” tuturnya.

Pada setiap kunjungan kerja bupati ke tingkat kecamatan di Pessel, tak jarang masyarakat menyambutnya dengan penuh haru dan bahagia. Misalnya, saat memberikan bantuan kursi roda, bedah rumah, sembako, dan sebagainya.

Kegembiraan keluarga penyandang disabilitas, terlihat dari ekspresi wajah mereka yang tanpa sengaja menitikan air mata. Bahkan, ada yang langsung memeluk orang nomor satu di daerah itu sebagai bentuk syukur mereka. Suasana haru ini, hampir terlihat di setiap kegiatan bupati bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pessel saat pembagian kursi roda.

“Sebagai bupati, ini merupakan tanggung jawab saya kepada Allah SWT untuk ikut membantu dan merasakan penderitaan mereka,” katannya.

Sebagai manusia biasa, ia sering terbawa suasana jika melihat kondisi masyarakat kurang mampu dan penyandang disabilitas di daerah itu. Tak jarang penyerahan kursi roda juga diikuti dengan pemberian bantuan berupa uang tunai secara pribadi dari bupati.

Sebelumnya, pada 12 Januari 2020, sebanyak 22 orang penyandang disabilitas di daerah setempat menerima bantuan UEP dengan total anggaran sebesar Rp115 juta.

Baik bantuan kursi roda maupun bantuan lainnya, diakui Bupati Hendrajoni memang belum menjangkau semua penyandang disabilitas di daerah itu, dikarenakan keterbatasan dana.

“Namun, secara bertahap bakal kami upayakan memberikan bantuan kursi roda ini, harapannya agar penyandang disabilitas lebih mandiri,” ucapnya lagi.

Berdasarkan catatan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pessel, melalui Kasi Rehablitasi Sosial, Harmen Sabri, selama 2020 sudah dibagikan kursi roda sebanyak 18 set.

Di antaranya, dua kursi roda di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, dua kursi roda di Basa Ampek Balai Tapan, empat kursi roda di Kecamatan Lengayang dan yang terbaru, juga sudah dibagikan tiga set kursi roda di Kecamatan Batang Kapas.

Sebelumnya, Desember 2019, juga sudah dibagikan 73 set kursi roda untuk penyandang disabilitas yang tersebar di beberapa kecamatan.

Balang

LEAVE A REPLY