padangtime.com – Pengukuhan Skill Development Centre (SDC) dan Workplaces Kabupaten Solok oleh Bupati Solok H. Gusmal, SE, MM, bertempat di Ruangan Solok Nan Indah Arosuka. Senin (19/10/2020).
Hadir pada acara itu, Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Propinsi Sumatera Barat Diwakili Oleh Kabid Pelatihan dan Penempatan Tenaga kerja Wilson, Asisten II Medison, Kadis DPMPTSP Kennedy Hamzah, Kepala BLK Padang, Ketua Kadin Kab. Solok, Ketua Baznas Kab. Solok, Rektor UMMY Solok, Kepala Cabang Wilayah III Dinas Pendidikan Propinsi Sumbar, Kepala SMK Se- Kabupaten Solok, Para Pimpinan Perusahaan , Ketua Himpunan Lembaga Pelatihan Seluruh Indonesia (HILSI) Kab. Solok, Pimpinan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).
Pada kesempatannya Bupati Solok H. Gusmal, SE, MM memberi sambutan sekaligus Mengukuhkan Forum SDC dan WorkPlace.
Bupati mengatakan, Masalah pengangguran merupakan masalah kompleks dan rumit yang dihadapi oleh hampir setiap daerah di Indonesia. Karenanya masalah pengangguran disebut juga bersifat “Cross Cutting Isues” atau masalah lintas sektor. Hal itu berarti bahwa permasalahan tersebut harus diatasi secara sinergi antar Sektor, yaitu Pemerintah Pusat dan Daerah, serta pemangku kepentingan terkait.
Dikatakan Bupati, badan Pusat Statistik Kabupaten Solok pada tahun 2019 mencatat jumlah pengangguran di Kabupaten Solok adalah sebesar 4,65 persen atau sekitar 11 ribu orang. Angka ini tentunya telah meningkat tajam di tahun 2020 akibat pandemi covid-19. Oleh sebab itu, penanganan masalah ini tidak mungkin diselesaikan oleh hanya satuPerangkat Daerah saja, karena itu perlu diciptakan korelasi yang kokoh antar pemangku kepentingan terkait di semua lini.

Menuru Bupati, Konsep Skill Development Center (SDC) hadir sebagai salah satu solusi meningkatkan kompetensi SDM dan menekan angka pengangguran. Pelatihan vokasi yang tersertifikasi kompetensi dan sesuai kebutuhan pasar kerja di setiap daerah adalah cara cepat menjawab kebutuhan tenaga kerja yang terampil.
Yang terlibat dalam Forum SDC adalah unsur A-B-G :
1. Academic (lembaga pendidikan dan pelatihan seperti: BLK, SMK, Perguruan Tinggi, LPK, Techno Park, dll )
2. Bussines (Dunia usaha dunia industri/DUDI: KADIN, Asosiasi HRD, Asosisasi Industri dan usaha),
3. Government (Pemerintah Daerah: DPMPTSPNAKER, Disdikpora, Disparbud, Dinas Koperasi dan Perdagangan, Dukcapil , Kooordinator SMK wilayah).

Hadirnya forum ini perlu diapresiasi karena tujuannya sangat baik. Tidak hanya menciptakan sinergi dunia usaha, juga menciptakan SDM berkualitas dan siap kerja, khususnya lulusan SMK. SDC diharapkan dapat memadukan dan mensinergikan program/layanan pendidikan dan pelatihan bersama ketiga unsur diatas yaitu Lembaga Pendidikan dan pelatihan, Dunia Usaha dan Industri/DUDI dan Pemerintah Daerah.
SDC dapat menjadi rujukan bagi BLK/LPK dalam mendapatkan informasi yang akurat tentang kebutuhan pelatihan di daerah, mengakses kesempatan “on Job Training” mengembangkan kerjasama/kemitraan dalam penyediaan instruktur serta penyerapan lulusan pada Dunia Usaha dan Industri.
Kemudian Bupati menambahkan, nantinya forum ini akan bekerja mengidentifikasi kebutuhan industri, mengembangkan program pelatihan dan pemagangan, serta memfasilitasi sertifikasi dan penempatan tenaga kerja.
Dari laporan Kadis DPMPTSP Kennedy Hamzah mengatakan, bentuk kegiatan adalah pengukuhan forum pusat pengembangan keahlian/Skill Development Center/ SDC dan Workplaces sekaligus sosialisasi Skill Development Center (SDC) adalah forum kerjasama, koordinasi, harmonisasi dan sinergi antar pemangku kepentingan di bidang pengembangan kompetensi, profesionalisme dan produkfitas SDM di daerah yang terdiri dari lembaga pendidikan dan pelatihan dunia usaha dan industrii dan pemerintah daerah.
Ia menjelaskan, dasar pelaksanaan UU nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, Peraturan Pemerintah nomor 31 tahun 2006 tentang sitem pelatihan kerja nasional.
Tujuan kegiatan adalah melakukan sinkronisasi dan sinergi pelaksanaan kegiatan Skill Develpoment Center Kabupaetn Solok antara tim kerjasama forum SDC dangan tempat kerja (workplace) yang sudah ditetapkan dengan keputusan bupati solok.
Memberikan pemahaman tentang peran dan tugas forum skill development cener di kabupaten Solok peserta pengukuhan dan sosialisasi adalah forum SDC dan workplace dengan unsur. a. Kadin Kab. Solok. b. Kepala SKPD terkait. c. Kepala SMK se- Kab. Solok. d. Pimpinan Lembaga Pelatihan Kerja Swasta, e. Perguruan Tinggi. f. Dunia Usaha.
(Libra /Hms)
Balang

LEAVE A REPLY

97 − 87 =