ads
Bupati Agan, Dr. H. Andri Warman mengatakan, petugas lapangan Dinas Pertanian miliki peran besar dalam peningkatan produksi pertanian masyarakat.
“Sebab mereka miliki ilmu khusus di bidangnya, yang diberikannya pada petani melalui pembinaan di lapangan,” ujarnya saat buka temu koordinasi Dinas Pertanian, di Lubuk Basung, Kamis (23/6).
Dengan begitu katanya, tenaga dan pemikiran petugas lapangan sangat dibutuhkan dalam meningkatkan pemahaman petani, untuk meningkatkan produksi pertanian khususnya di Agam.
Menurutnya penghasilan masyarakat Agam mayoritas dari pertanian. Tentu ini jadi hal utama untuk disikapi bagaimana produksi pertanian bisa meningkat.
“Meningkatnya hasil pertanian petani harus bisa memilih bibit atau benih yang tepat, pengendalian hama, jangka pemupukan dan lainnya,” sebut bupati.
Maka disinilah peran petugas lapangan, bagaimana petani bisa paham dengan faktor yang dapat membuat produksi pertanian meningkat.
“Jika produksi pertanian meningkat, tentu perekonomian masyarakat juga menggeliat,” kata bupati yang akrab disapa AWR itu.
Untuk itu, ia minta petugas lapangan agar maksimalkan pembinaan di lapangan, demi kepentingan masyarakat dalam peningkatan produksi pertanian.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Agam, Afniwirman menyebutkan, ruang lingkup Dinas Pertanian luas yang terdapat berbagai sektor seperti, tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan dan kesehatan hewan.
“Bahkan pertugas tidak hanya bekerja di kabupaten dan kecamatan, tapi tersebar ke seluruh nagari yang ada di Kabupaten Agam,” katanya.
Ia menjelaskan, fungsi dan tugas Dinas Pertanian bagaimana dapat mensejahterakan masyarakat melalui peningkatan pendapatan petani. Sehingga perlu dilakukan koordinasi dan silaturahmi yang baik.
“Kita yakin jika pekerjaan dilandasi dengan komunikasi dan silaturahmi yang kuat, tugas berat akan jadi ringan apalagi bagi petugas lapangan yang bersentuhan langsung dengan petani,” sebutnya.
Sebab dikatakan Afniwirman, setelah diamatinya kondisi petani di lapangan, banyak program yang perlu dicetus dan dikembangkan supaya pendapatan petani meningkat.
“Kita melihat bantuan diberikan belakangan melalui kelompok tani, tanpa didukung dengan kelembagaan yang kuat, sehingga tidak berikan manfaat bagi petani,” terangnya.
Untuk itu, pembentukan kelembagaan yang kuat jadi bagian tugas dari Dinas Pertanian, tentu juga harus didukung melalui peran petugas lapangan dari berbagai sektor. (rh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini