Bupati Agam Launching Gerakan Menanam Pekarangan

0
742

PadangTIME.com | Bupati Agam melalui Sekretaris Daerah, Drs Edi Busti melaunching secara resmi gerakan menanam perkarangan di Kantor Walinagari Garagahan, Lubuk Basung, Selasa (4/10).

Kegiatan ini bertujuan untuk memunculkan peran serta masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan keluarga.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah mengapresiasi kegiatan tersebut, karena dalam laju inflasi saat ini tentu memerlukan sesuatu kegiatan yang memiliki nilai produktif dan inovatif guna ciptakan ketahanan pangan keluarga.

“Dengan gerakan ini kita sama-sama berharap akan membantu masyarakat meringankan beban ekonomi dalam rumah tangga,” katanya

Gerakan penanaman ini, tambah Sekda, merupakan salah satu bentuk investasi atau menabung dengan cara menanam bahan pokok dapur sehingga dapat menimalisir pengeluaran rumah tangga masing-masing.

Hal senada disampaikan, Camat Lubuk Basung, Hidayatul Taufik, gerakan menanam pekarangan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya bagi masyarakat untuk kembali memperhatikan pekarangan dari warga sekitar yang saat ini tidak produktif.

“Untuk itu, pemerintah mencoba menstimulasi kembali agar masyarakat memanfaatkan pekarangannya dengan baik, karena ketika pekarangan itu ditanami dengan tanaman-tanaman produktif seperti serai, langkuas, kunyit, Jahe dan bahan dapur lainnya,” sebutnya.

Kemudian tambahkannya, jika sudah memiliki bahannya maka kita tidak perlu lagi untuk pergi ke pasar, karena seluruhnya telah tersedia di pekarangan kita.

“Adapun yang menjadi sasaran dari gerakan penanaman pekarangan ini adalah seluruh masyarakat Kecamatan Lubuk Basung,” ujarnya.

Walinagari Geragahan, Darmalion, mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Agam yang telah memberikan penyuluhan dan pengarahan sehingga Nagari Garagahan bisa terpilih sebagai nagari percontohan pertama dalam gerakan menanam pekarangan.

“Kita harapkan kegiatan ini dapat membantu masyarakat agar lebih memperhatikan dan mengoptimalkan segala sumber daya alam dan lahan tanah yang ada di Nagari Garagahan,” katanya.

Diakhir sambutan dilakukan penyerahan bibit palawija dan buah-buahan yang berasal dari Dinas Pertanian Kabupaten Agam kepada masyarakat Nagari Geragahan. Bibit yang diberikan seperti, bibit cabe sebanyak 500 batang, terung sebanyak 500 batang, alpokat sebanyak 50 batang, matoa sebanyak 30 batang, dan nangka sebanyak 30 batang.

Lalu, jambu sebanyak 20 batang, kangkung sebanyak 90 bungkus, dan kemudian bayam sebanyak 74 bungkus.

Kegiatan yang berjalan hikmat itu, dilanjutkan dengan penanaman beberapa bibit di perkarangan masyarakat oleh Sekda Agam, dan diikuti walinagari serta lainnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini