Bupati Agam Buka FGD 5 Ekspos Akhir Materi dan Ranperbup

0
179
PadangTIME.com | Bupati Agam Dr H Andri Warman, MM buka Focus Group Disscusion (FGD), 5 ekspose akhir materi dan Ranperbup serta pembahasan penjaminan kualitas KLHS RDTR ( Rencana Detail Tata Ruang) arahan prioritas nasional di Geopark Ngarai Sianok-Maninjau, di Aula Hotel The Balcone, Tilatang Kamang, Senin (21/11).
Dalam kegiatan yang dihadiri Ketua DPRD Agam Novi Irwan, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Erniwati, kepala OPD terkait dan Camat Matur.
Pada acara tersebut juga diserahkan Penyusunan Matek dan Ranperbup RDTR di Geopark Ngarai Sianok – Maninjau.
Dalam sambutannya Bupati Agam mengucapkan terimakasih kepada Dirjen Tata Ruang karena terlaksananya FGD ini.
“Semoga RDTR Geopark Ngarai Sianok-Maninjau bisa menjadi instrumen untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dan menjadi pilot project untuk RDTR berbasis OSS di Kabupaten Agam,” ujarnya.
Dikatakan, RDTR merupakan alat pengendali pemanfaatan ruang, dalam implementasi rencana tata ruang.
Selain  itu, Kawasan Geopark Ngarai Sianok- Maninjau memiliki potensi sangat besar. Maka pengembangannya harus memiliki instrumen yang terperinci agar memberikan manfaat besar bagi masyarakat Agam.
Kasubdit Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Sosial Budaya Kementrian ATR / Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Yusmipranawati mengatakan, Pemkab Agam dalam RDTR pengembangan Geopark Ngarai Sianok – Maninjau harus memenuhi 20 persen ruas yang direncanakan sesuai dengan SK Kementerian Kehutanan RI.
Ditambahkan, Geopark Ngarai Sianok – Maninjau merupakan sesuatu yang unik dan RDTR dilakukan di seluruh Indonesia berjumlah 120 RDTR termasuk di Geopark Ngarai Sianok – Maninjau.
Bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan itu dari Kementerian ATR/Badan Pertanahan Nasional RI, tim Konsultan PT Intermitra Vetrikal Selaras. (rh/ptt)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini