Boy Lestari : Dengan Adanya Musibah Banyak Berdoa Kepada Allah

573

PadangTIME.com – Dalam hidup dan kehidupan ini manusia dalam menjalankan roda kehidupan sehari-hari banyak ditimpa oleh musibah yang silih berganti sepanjang waktu seperti kejadian baru-baru ini di Kota Palu dan Donggala Sulawesi Tengah.

Hal itu dikatakan H Boy Lestari Dt Palindih dalam kata sambutannya hadapan jema,ah sholat Azhar di Mesjid Nurul Iman Sabtu siang (13/10).

Menurut Boy Lestari, gempa yang mengoncang Kota Palu dan Donggala di Sulawesi Tengah itu merupakan teguran dari Allah kepada umat manusia disekitarnya, sehingga kita adalah umat nabi Muhammad supaya banyak kita melakukan amalan baik dan mencegah perbuatan yang dilarang oleh Allah.

Musibah yang datang silih berganti di Indonesia ini seperti gempa yang terjadi di Lombok belum beberapa bulan ini, kemudian terjadi di Sulawesi Tengah ini adalah teguran dari Allah bagi kita yang beriman kepadanya, untuk itu kita sebagai orang Islam disuruh oleh Allah Swt untuk banyak berbuat baik kepada sesama manusia dan alam sekitarnya. Bencana dan musibah yang ditimpakan kepada manusia ini diakibatkan, manusia diakhir zaman ini banyak berbuat dosa, ujar Boy Lestari Ketua Gebu Minang Sumatera Barat.

Ditambahkan Boy Lestari, kita sebagai umat manusia yang banyak bergelimbang dosa masih bisa diampunkan oleh Allah Swt  dengan kita melakukan taubat kepada Allah dengan sungguh-sungguh sehingga kita kembali ke jalan yang diridhoiNya. Dengan banayak umat Islam yang beribadah kepada Allah maka daerah tersebut tidak akan ditimpakan bencana, baik bencana gempa bumi maupun Stunami seperti Aceh dan Sumatera Barat pada tahun 2009 yang lalu.

Disisi lain dikatakan ustad Cahyo Ahmad Irsyad dalam penyampian ceramahnya sebagai umat beragama yang taat kepada Allah sebaiknya kita banyak melakukan sholat dan menengarkan ceramah agama yang disampaikan oleh para ustad dan buya, baik dimushalla maupun di mesjid. Dengan banyaknya kita menengar tausiah agama dari ustad maupun mubalig menambahkan rasa keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah.

Artinya keimanan dan ketaqwaan kita sebagai manusia semakin baik disisi Tuhan, dengan semakin banyaknya kita beribadat kepada Allah, maka Allah akan memberikan keberkahan  dan kedamaian kepada umat manusia sehingga umat itu terhindar dari bencana gempa bumi dan stunami,” ujar Cahyo Ahmad Irsyad Founder Komunitas Yuk Ngaji dari Jogya ini.(*)

 

Balang

LEAVE A REPLY